Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok menyiapkan anggaran sebesar Rp400 miliar untuk perbaikan jalan di Kota Depok.
Rencananya, pengerjaan perbaikan jalan akan dimulai setelah musim penghujan usai, April mendatang.
"Dana tersebut juga dialokasikan untuk pelebaran jalan dan underpass di wilayah," ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok Dadan Rustandi kepada Media Indonesia, Senin (1/2).
Baca juga: BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan dan Petir Hari Ini
Dadan mengatakan fokus pihaknya pada 2021 adalah melakukan kegiatan peningkatan Jalan Margonda sepanjang 10 kilometer mulai dari Gapura Selamat Datang di Kota Depok hingga Tugu Jam, pertigaan Jalan Siliwangi. Anggarannya sebesar Rp20 miliar.
Lalu pembangunan underpass Jalan Dewi Sartika, Pancoranmas, dengan anggaran sebesar Rp60 miliar.
Pelebaran jalan Cipayung sepanjang 3 kilometer, anggarannya sebesar Rp10 miliar, dan peningkatan jalan Boulevard, Kota Kembang Cilodong sepanjang 500 meter, anggarannya Rp5 miliar.
Sedangkan sisanya, sebesar Rp305 miliar akan dialokasikan untuk bidang Bina Marga, bidang Sumber Daya Air, bidang Penataan ruang, bidang pemeliharaan rutin sejumlah jalan.
"Perbedaan besaran anggaran perbaikan di wilayah disesuaikan dengan kondisi masing-masing bidang. Seperti Sukmajaya, kondisi jalannya masih relatif bagus dan Tapos, kondisi jalan sudah didominasi betonisasi," jelas Dadan.
Adapun beberapa jalan yang menjadi fokus antara lain wilayah Cimanggis kawasan Jalan Radar AURI, Jalan Pekapuran, Jalan Jambore, Jalan Kavling RW 06 Kelurahan Harjamukti.
"Kami lihat kondisinya lebih dahulu. Kalau memang semuanya rusak akan diperbaiki menyeluruh," tandasnya.
Menurut Dadan, hujan deras disertai banjir mengguyur sebagian wilayah Kota Depok sejak Desember 2020 hingga Januari 2021, merusak sebagian jalan kota, provinsi, dan nasional.
Genangan air menjadi penyebab utama kerusakan jalan, karena aspal saat terkena air menjadi getas. Apalagi situasi lalu lintas yang padat mengakibatkan jalan cepat hancur.
"Selain hujan, yang memperparah kerusakan, yaitu banjir, longsor dan kendaraan dengan beban lebih 10 ton dengan volume tinggi," pungkas Dadan. (OL-1)
Peristiwa longsor tersebut menyebabkan kirmir atau turap pembatas jalan roboh dan memicu penggerusan tanah.
AKSES jalan penghubung dari Kabupaten Tapanuli Utara menuju Kota Sibolga, Sumatra Utara, masih terputus hingga Rabu (24/12). Perbaikan tetap dilanjutkan meski dalam suasana perayaan Natal.
Perbaikan jalan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga, baik di bidang pertanian, UMKM, hingga kepariwisataan.
Pemprov Sulsel siapkan Rp522 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan di Wajo tahun 2025, guna membuka akses ekonomi dan memperlancar mobilitas warga.
Ada 22 paket pekerjaan peningkatan jalan dan perbaikan trotoar yang ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.
Dengan dana sebesari itu, pemkab menargetkan perbaikan jalan hingga 79,5% dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 771,5 km.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved