Selasa 26 Januari 2021, 12:51 WIB

25.600 Dosis Vaksin Tahap Pertama Baru Tiba di Kabupaten Bogor

Dede Susianti | Megapolitan
25.600 Dosis Vaksin Tahap Pertama Baru Tiba di Kabupaten Bogor

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Ilustrasi vaksin covid-19

 

JIKA Kota Bogor bersiap menerima vaksin tahap kedua, Kabupaten Bogor justru baru menerima vaksin Sinovac untuk proses vaksinasi tahap pertama, Selasa (26/1).

"Vaksin akan tiba di Cibinong pada hari Selasa (26/1)," kata Bupati Bogor Ade Yasin usai menggelar rapat persiapan vaksinasi di Cibinong, Senin (25/1).

Berdasarkan Surat dari Kementerian Kesehatan RI Dirjen Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Nomor: SR.02.06/1/210/2021 tanggal 22 Januari 2021, perihal distribusi vaksin dan rencana pelaksanaan vaksinasi covid-19 tahap 1, Pemerintah Kabupaten Bogor mendapat jatah 25.600 dosis vaksin covid-19 dari 1,2 juta yang direncanakan Kementerian Kesehatan RI.

Ade Yasin yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mengatakan 25.600 dosis vaksin yang diterima oleh Pemkab Bogor diprioritaskan untuk tenaga kesehatan (nakes).

Dia menjelaskan untuk pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan Kamis (28/1).

“Pencanangan vaksinasi akan dilakukan hari Kamis. Pak wakil bupati beserta tokoh lintas agama akan menjadi penerima pertama vaksin beserta tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Bogor," ungkapnya.

Baca juga: 2021 belum 10 Hari, 16 Bencana Terjadi di Kabupaten Bogor

Adapun 10 orang penerima vaksin pertama yaitu Wakil Bupati Bogor Iwan Seriawan, Kepala BPJS Erry Endri, Dr Reza, Ketua Komisi IV DPRD Muad Khalim, Kyai Taqi dari MUI, perwakilan dari tokoh agama Budha Arya Prasetya. Kemudian ada Ws. Hariyanto perwakilan dari Konghucu, IG Ngurah Jelantik perwakilan dari Hindu, Pdt. Febrianto perwakilan dari Protestan dan Romo Suradi dari Katolik, serta 12.800 tenaga kesehatan.

Bupati Ade menjelaskan, di tahap pertama ini ada sebanyak 12.800 penerima vaksin. Vaksin Sinovac disuntikan dua kali dalam interval 14 hari. Penerima vaksin, lanjutnya, sudah sesuai sistem sehingga tidak bisa diatur.

“Penerima vaksin sudah sesuai sistem dari pusat dan provinsi. Sudah sesuai, by name, by address. Jadi kita tidak bisa mana yang harus divaksin terlebih dahulu, karena sudah diatur. Tapi saya usahakan untuk Kabupaten Bogor, kita dapat vaksin sesuai kebutuhan kita, mudah-mudahan tercapai,” tuturnya.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit pada Dinkes Kabupaten Bogor yang juga anggota sekretariat Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor dokter Dedi Syarif mengatakan pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan secara serentak pada Kamis (28/1).

Selain pencanangan dilaksanakan di Puskesmas Cimandala juga dilaksanakan di 101 puskesmas, 4 RSUD, 1 RS Paru, 1 RSAU Dr. M Hassan Toto, 7 RS swasta dan 7 klinik.

“Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di fasilitas pelayanan kesehatan akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat,” pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Andika Wahyu.

MUI Apresiasi Sinergi Ulama dan Pemkab Tangerang Jaga Kerukunan Umat

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Januari 2022, 08:43 WIB
Dengan tetap mengacu pada Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006, proses...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Tarif KRL Naik, YLKI: Masyarakat Setuju asal Pelayanan Meningkat

👤Selamat Saragih 🕔Senin 17 Januari 2022, 07:15 WIB
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) berencana menaikkan tarif KRL Commuter Line pada awal April...
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

DPRD DKI: PTM Bisa Dilanjutkan Jika Kasus Covid-19 Bergejala Ringan

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 16 Januari 2022, 17:46 WIB
perlu ada data kasus covid-19 pada murid atau guru yang terpapar covid-19. Data tersebut untuk memperlihatkan gejala-gejala yang dirasakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya