Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DIRKETUR Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengaku pihaknya akan kooperatif dengan memenuhi permintaan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia terkait bentrok FPI-Polisi.
"Tim penyidik akan selalu dan tetap kooperatif dengan semua pihak," kata Andi, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (21/12).
Andi mengatakan bukti Polri kooperatif dalam kasus yang menewaskan enam laskar FPI itu ialah dengan terbuka dan memenuhi keinginan Komnas HAM untuk melihat barang bukti dan meminta keterangan polisi.
Hari ini, Tim Penyelidik dan Komisioner Komnas HAM memeriksa tiga mobil yang terlibat dalam bentrok FPI-Polisi di Polda Metro Jaya, yakni dua mobil Avanza warna silver milik polisi dan satu mobil Chevrolet Spin warna hitam yang dikendarai laskar FPI.
Terlihat kaca depan salah satu mobil Avanza tampak retak dan sementara satu Avanza lainnya terdapat dua lubang seperti bekas peluru di bagian pintu samping kanan. Sementara, mobil Chevrolet warna abu-abu gelap tampak ringsek.
Baca juga : Kasus Bentrok FPI-Polisi, Penyidik Periksa 78 Saksi dan 7 Ahli
"Kami kooperatif mengikuti permintaan dari Komnas HAM baik itu undangan wawancara dan menunjukan barang bukti. Tentu ini saya pastikan terlaksana ke depan," kata Andi.
Sementara itu, di tempat yang sama, Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara juga mengapresiasi keterbukaan polisi dalam mendukung pihaknya dalam menyelidiki kasus bentrok ini. Khususnya dalam memberikan penjelasan saat melihat tiga mobil yang dikendarai polisi dan enam laskar FPI itu.
"Saya apresiasi hormat setingginya atas keterbukaan kepolisian yang sudah memberikan akses seluasnya kepada tim Komnas HAM untuk memeriksa ke dalam kemudian juga menerangkan apa saja yang di dalam 3 mobil ini," kata Beka.
Dari hasil pemeriksaan mobil hari ini, Beka mengatakan belum bisa mengambil kesimpulan dalam kasus tersebut. Ia mengatakan butuh waktu untuk mendalaminya lebih lanjut.
"Ada beberapa hal yang harus ditindaklanjuti terkait dengan hasil uji balistiknya seperti apa, terus siapa saja yang menembak, jadi harus membutuhkan pendalaman. Termasuk juga cek darah dari anggota FPI itu siapa saja yang ada di sudut situ, sudut sini juga butuh pendalaman lagi," kata Beka. (OL-7)
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Komnas HAM memastikan penilaian kepatuhan HAM ini akan diperluas ke berbagai wilayah lainnya guna memperkuat akuntabilitas nasional.
Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan pada Senin pagi ini, ada 60 perwakilan keluarga korban yang mengadukan dugaan penyiksaan itu ke pihaknya.
Anis menyebut bahwa penilaian tersebut menggunakan indikator internasional PBB yang telah disesuaikan dengan konteks Indonesia dengan menggunakan 4 pendekatan hak.
SETIAP tanggal 10 Desember, dunia memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai momentum refleksi dan penguatan komitmen terhadap martabat manusia.
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengingatkan adanya berbagai potensi pelanggaran HAM dalam implementasi KUHAP
Adapun massa PA 212 mulai tiba di kawasan Monas sekitar pukul 01.30 WIB.
Personel ditempatkan di sejumlah titik di sekitar Kedubes AS.
Susatyo menyebut personel tersebut gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait.
Mantan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab hari ini dinyatakan bebas murni oleh BP Kelas Satu Jakarta Pusat. Rizieq Shihab menuntut penyelesaian kasus KM 50 yang menewaskan enam aggotanya.
FPI mendukung KPK mengusut tuntas dugaan penerimaan gratifikasi kasus penemabakan KM 50
Presiden mempertimbangkan banyak hal dalam memberhentikan menteri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved