Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BARAK Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok terbakar, Minggu (20/12) malam.
Kepala bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Romulo Hutauruk mengatakan, barak Mako Brimob terbakar mulai pukul 19.00 WIB, kobaran api bisa padam total pukul 21.40 WIB.
Meski kebakaran barak cukup sekitar 3 jam lebih tidak sampai menimbulkan korban jiwa. "Tidak ada korban jiwa hanya mengalami kerugian material dan belum diketahui penyebabnya, " katanya Minggu (20/12) pukul 22.00 WIB.
Romulo mengatakan, barak yang terbakar berdekatan dengan Markas Gegana. Terdiri dari 7 flat yang dihuni 16 kepala keluarga (KK).
" Markas yang terbakar 7 flat (Sekat) dan dihuni 16 KK, tidak ada pihak-pihak yang bisa memberikan keterangan dilapangan terkait sebab-sebab kebakaran tersebut, " ujarnya.
Untuk memadamkan amuk si jago merah, terang Romulo pihaknya mengerahkan 6 unit mobil pompa dan 40 personil. " Kita kerahkan enam unit armada mobil pompa dan 40 personil dari Tapos, Mako, Cimanggis, Bojongsari dan pos Merdeka, " papar Romulo.
Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran sempat macet parah baik dari arah Jalan Raya Bogor dan arah Jalan Margonda. Pengguna jalan raya berhenti menyaksikan kobaran api yang membubung di atas barak Mako Brimob Kelapa Dua tersebut.
"Sekitar 3 jam kejadian kebakarannya, selama itu pulalah arus lalu lintas di depan Mako Brimob tersendat," ujar Romulo (OL-13)
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan barang bukti yang disita, mereka dianggap berperan dalam rencana penyerangan. Sementara 13 orang sisanya saat ini masih dilakukan penyelidikan lanjutan.
Kendaraan roda dua maupun empat dari kedua arah yaitu dari Senen menuju ke Monas maupun sebaliknya sudah bisa melalui jalan tersebut setelah sebelumnya ditutup karena aksi demontrasi.
Tampak di lokasi pada Minggu (31/8) sekitar pukul 08.30 WIB, sejumlah petugas berseragam oranye dan juga TNI mulai menyapu jalan dan mengumpulkan sampah yang berserakan.
Situasi di sekitar Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, gelap gulita hingga Sabtu (30/8) malam. Bentrokan antara massa aksi dan aparat kepolisian berlanjut sejak sore hari.
Ratusan massa yang dipukul mundur oleh anggota Brimob, melampiaskan kemarahannya dengan membakar pos polisi lalu lintas (Polantas) yang berjarak 10 meter dari Pasar Tugu Cimanggis Depok.
Akses lalu lintas di Jalan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat, pada Sabtu pagi (30/8) masih ditutup imbas aksi demonstrasi di depan Markas Brimob Kwitang semalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved