Rabu 02 Desember 2020, 07:41 WIB

Bank DKI Ajak Warga Rusun Kembangkan Usaha Hidroponik

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Bank DKI Ajak Warga Rusun Kembangkan Usaha Hidroponik

Dok Bank DKI
Bank DKI bersama warga Rusun Pondok Bambu, Jakarta Timur meluncurkan Program Kebun Hidroponik.

 

DALAM rangka mengajak masyarakat DKI Jakarta mengembangkan usaha hidroponik, Bank DKI bersama warga Rusun Pondok Bambu, Jakarta Timur meluncurkan Program Kebun Hidroponik.

Program tersebut merupakan Program Corporate Social Responsibility Bank DKI dan juga upaya menyadarkan masyarakat pentingnya gaya hidup sehat melalui konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan organik. Hal itu disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini dalam keterangan tertulis, Rabu (2/12).

Herry mengatakan program hidroponik yang diluncurkan bagi warga Rusun Pondok Bambu dimulai dari pengembangan secara teknis dari segi fasilitas pendukung seperti green house, bibit tanaman, fasilitas media tanam hingga edukasi dan pendampingan mengenai hidroponik sehingga dapat dimanfaatkan warga penghuni rusun.

Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di Jakarta Merangkak Naik

“Program ini dapat menjadi peluang bisnis bagi warga rusun untuk mengembangkan produk olahan hidroponik” ujar Herry.

Program ini juga menjadi solusi akan keterbatasan lahan ruang hijau di DKI Jakarta.

Sebelumnya, Bank DKI telah melaksanakan program hidroponik yang telah terlaksana di Rusunawa Jatinegara Kaum pada 2017 yang saat ini telah berhasil panen berulang kali.

Kemudian, pada 2019, Bank DKI juga meluncurkan program Kebun Hidroponik di Rumah Susun KS Tubun, Pesakih, Daan Mogot, Semper dan Jati Rawasari.

Hidroponik yang didirikan di rusun Pondok Bambu ini diharapkan dapat menjadi pemacu bagi warga untuk menjadi pengusaha tanaman sayuran hidroponik. Dimulai dari pemberdayaan melalui edukasi masyarakat tentang hidroponik serta pengolahan produk hidroponik, kemudian berkembang dari skala usaha yang semakin besar sehingga harapannya dapat menjadi merchant dan mitra Bank DKI di kemudian hari.

Herry juga mengajak kepada seluruh masyarakat DKI Jakarta untuk meningkatkan kepedulian lingkungan dengan bergabung bersama komunitas JakOne Artri yang dikembangkan oleh Bank DKI.

Melalui komunitas JakOne Artri, Bank DKI mengajak masyarakat peduli dengan lingkungan melalui pengelolaan sampah yang masih bisa memberikan nilai ekonomi melalui aktifitas R3 (Reduce, Reuse, dan Recycle) serta didukung dengan aplikasi yang modern.

Selain melalui Program Kebun Hidroponik yang diluncurkan ini, Bank DKI juga mengajak masyarakat DKI Jakarta untuk dapat bergabung dengan komunitas JakOne Artri dalam upaya meningkatkan kepedulian lingkungan melalui pemilahan sampah yang memberi nilai tambah secara ekonomi.

Sebagai informasi, alur kegiatan komunitas JakOne Artri diawali dengan memilah sampah (botol, gelas plastik, kertas dan lain sebagainya) oleh warga, selanjutnya dibawa ke tempat Pengepul Sampah (Mountrash Point) untuk ditimbang dan didata sesuai kategori menggunakan aplikasi JakOne Artri.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini berharap bahwa dengan kebun hidroponik, dapat memberikan manfaat kepada warga DKI Jakarta di bidang lingkungan hidup, dan pemberdayaan masyarakat. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Anies Optimistis MRT Jadikan Kota Tua Pusat Perekonomian

👤Selamat saragih 🕔Selasa 20 April 2021, 23:37 WIB
"Ini adalah pendongkrak optimisme kita semua agar Jakarta bisa setara kedudukannya dengan kota-kota besar di dunia,' ujar...
Antara

Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Meningkat dalam Dua Pekan Terakhir

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 20 April 2021, 22:03 WIB
"Pada 5 April terdapat sebanyak 6.075 kasus aktif dan sekarang meningkat menjadi 6.924 kasus aktif," ujar...
ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Penyebab Kecelakaan 61% Karena Kecerobohan Pengendara

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 20 April 2021, 21:16 WIB
Sebanyak 61% kecelakaan terjadi karena faktor manusia, 30% faktor sarana prasarana, dan 9% faktor pemenuhan persyaratan laik...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jejak Herbal Cagar Biosfer

Lingkungan alam di Malang menunjang pembudidayaan tanaman obat. Ada sejarah panjang yang melingkupinya

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya