Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Keterisian Tempat Tidur Rawat Covid-19 di Ibu Kota Capai 79%

Putri Anisa Yuliani
02/12/2020 06:25
Keterisian Tempat Tidur Rawat Covid-19 di Ibu Kota Capai 79%
Petugas membantu warga menghubungi kerabatnya yang dirawat melalui layanan panggilan video di RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo, Jakarta.(ANTARA/Aditya Pradana Putra)

KETERISIAN tempat tidur rawat pasien covid-19 di Jakarta mulai menanjak naik.

Sebagai perbandingan, saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan perpanjangan masa PSBB Transisi, 22 November lalu, keterisian tempat tidur rawat pasien covid-19 mencapai 75% atau 4.521 tempat tidur rawat pasien covid-19 terisi dari 6.016 tempat tidur.

Sementara itu, saat ini, jumlah tempat tidur rawat pasien covid-19 yang sudah terisi, menurut data per 29 November, mencapai 79% atau sebanyak 4.851 tempat tidur terisi. Padahal jumlah tempat tidur rawat juga telah ditambah menjadi 6.129 tempat tidur.

Baca juga: Satgas Pastikan Penanganan Covid-19 di Ibu Kota Tetap Berjalan

Di sisi lain, jumlah tempat tidur ICU pasien covid-19 juga makin menipis.

Kini, tempat tidur ICU covid-19 sudah terisi 74% atau 630 unit terisi dari total 849 tempat tidur.

Sebelumnya, per 22 November, keterisian tempat tidur ICU covid-19 adalah 69% atau terisi sebanyak 578 unit dari total 837 unit tempat tidur.

Di samping itu, jumlah pertambahan kasus baru covid-19 setiap pekannya selalu meningkat. Pada periode 2-8 November, terdapat penambahan kasus baru covid-19 sebanyak 6.806 kasus.

Jumlah penambahan kasus baru kemudian menurun pada periode 9-15 November dengan terdapat penambahan kasus 6.585 kasus.

Jumlah kasus baru kembali naik pada periode 16-22 November dengan sebanyak 8.108 kasus. Jumlahnya kembali naik pada periode 23-29 November menjadi 8.133 kasus.

Sementara itu, hingga Selasa (1/12), secara kumulatif terdapat 137.919 kasus covid-19 di Ibu Kota. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 125.102 dengan tingkat kesembuhan 90,7%.

Total 2.689 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,9%. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya