Rabu 25 November 2020, 15:16 WIB

Pangdam Jaya tidak Musuhi FPI dan Rizieq Shihab tapi...

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Pangdam Jaya tidak Musuhi FPI dan Rizieq Shihab tapi...

MI/Andri Widiyanto
.

 

PANGLIMA Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut pihaknya tak pernah mengajak untuk memusuhi Front Pembela Islam (FPI) dan pentolannya Habib Rizieq Shihab. Ia mengatakan Rizieq tak ada bedanya dengan masyarakat lain.

"Saya tidak pernah mengajak bahwa FPI atau yang lain itu sebagai musuh atau menganggap Habib Rizieq juga sebagai musuh juga tidak ada. Itu saudara-saudara kita," ucapnya dalam acara Ngopi bareng Pangdam Jaya di Kodam Jaya, Jakarta Timur, Rabu (25/11).

Dudung mengakui Rizieq sebagai orang yang berilmu. Namun, ia mewaspadai ucapan dan tindakan Rizieq yang berpotensi membahayakan persatuan dan kesatuan Indonesia.

"Kalau Rizieqnya, ya orang berilmu luar biasa. Yang kita waspadai, yang kita tidak berikan izin itu ialah ucapan dan tindakannya itu yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa," ujar Dudung.

Meski demikian, Dudung mengaku tidak akan memusuhi Rizieq. Ia hanya mewanti-wanti ucapan dan tindakan Rizieq bisa membahayakan.

"Ya tidak kepada individunya dan sebagainya, tapi itu yang mengajak revolusi dan sebagainya itu yang kami hindarkan, sehingga saya harus tegas bukan karena orangnya, tetapi karena ajakan-ajakan yang sudah memengaruhi retaknya persatuan dan kesatuan bangsa ini yang harus kita jaga," kata Dudung.

Sebelumnya, Dudung menjadi sorotan saat meminta FPI untuk dibubarkan. Begitu juga dengan langkahnya menurunkan baliho FPI dan Rizieq yang berisi pesan revolusi akhlak.

Dudung menyebut FPI telah berbuat semaunya dan tetap menaikkan kembali baliho yang telah diturunkan Satpol PP. Akhirnya, TNI harus turun tangan.

Langkah Dudung kemudian menuai pro dan kontra. Banyak yang mendukungnya, karena bersikap tegas.

Hal itu terlihat dari ratusan karangan bunga yang berjejer di markas Kodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur. Namun, ada juga yang kontra, karena menilai TNI malah mengurusi hal yang bukan ranahnya di bidang pertahanan. (OL-14)

Baca Juga

dok.mi

Pegawai Basarnas Dibacok Saat Tunggu Ojol di Kemayoran Meninggal

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 13:45 WIB
MITA Nurkhasanah (22), pegawai Basarnas yang bertugas sebagai Operator Call Emergency tewas dibacok komplotan perampok di Jalan Angkasa,...
FOTO/Dok.Pemprov DKI

Disdik DKI Beberkan Kendala Sekolah Buka PTM Terbatas

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 12:45 WIB
Kepala Bagian Humas Disdik DKI Jakarta Taga Radja Gah mengatakan sekolah pendidikan anak usia dini (PAUD) dan TK belum menggelar PTM...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Anies Dorong Fungsi Operasi Pengelolaan Kampung Susun

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 10:32 WIB
Pemprov DKI Jakarta mendorong koperasi untuk mengelola dan mengatur kegiatan perekonomian yang ada di setiap Kampung Susun di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya