Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CURAH hujan di Ibu Kota memasuki November tahun ini semakin tinggi. Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengantisipasi banjir yang kerap melanda permukim an dan sejumlah ruas jalan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan pihaknya sudah menginstruksikan pengerukan waduk, kali, dan saluran air secara intensif. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tampungan air.
Pun upaya lain yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengantisipasi genangan dan banjir ialah memastikan jajaran SKPD siap dengan tugas dan kewenangan masing-masing melalui penerbitan Instruksi Gubernur No 52 Tahun 2020 tentang Percepatan Peningkatan Sistem Pengendalian Banjir di Era Perubahan Iklim.
“Iya, curah hujan tinggi. Kita lakukan antisipasi dengan kerukan waduk-waduk itu intensif sekali. Anda bisa saksikan waduk-waduk Jakarta pengerukannya intensif sekali. Kemudian, pembersihan semua saluran-saluran itu dilakukan,” kata Anies, kemarin.
Anies juga menekankan kepada seluruh jajarannya terkait dengan kapasitas tampung drainase di Jakarta yang rata-rata hanya mampu menampung air dalam curah hujan maksimal 100 mm. “Bila hujan di bawah 100 mm per hari, tidak boleh banjir karena itu kapasitas kita. Bila di atas itu, apalagi sampai 377 mm, itu 3,5 kali lipat dari kapasitas drainase. Bila itu terjadi, ada dua indikator keberhasilan. Pertama, warga selamat. Kedua, surut kurang dari 6 jam. Jadi kita sekarang antisipasi itu,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto meminta para lurah selalu memantau dan mengecek kondisi tali air pada tiap-tiap wilayah. “Soal tali air, teman-teman lurah mendata kondisi titik-titik rawan genangan. Lihat kondisi tali air,” tukasnya.
Uus menjelaskan salah satu faktor terjadinya genangan di jalan dipengaruhi kondisi eksisting tali-tali air. Faktor lainnya ialah tali air tersumbat sampah. Ia meminta kepada para lurah serta petugas Sudin Bina Marga untuk tidak terpaku dengan kondisi tersebut.
“Kalau ada genangan air, tapi kita lihat tali air berukuran kecil, lalu tersumbat sampah, itu akan sulit. Jadi perlu pelebaran tali-tali air agar tidak terjadi genangan,” terang dia.
Di Jakarta Pusat, kemarin, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota memangkas pohon yang dinilai rawan tumbang saat terjadi hujan deras disertai angin. Sejauh ini petugas telah memangkas sebanyak 6.533 pohon yang tersebar di 8 wilayah kecamatan. (Put/Hld/Dmr/J-2)
TIM gabungan menertibkan bangunan liar yang berdiri di sepanjang bantaran Sungai Citarum khususnya di wilayah RT 01/09 Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Rabu (11/2).
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, kembali memicu banjir di Desa Huta Nabolon, Kecamatan Tukka, Rabu (11/2) sekitar pukul 18.35 WIB.
SEBANYAK 112 rumah di Desa Bakalan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tergenang luapan Kali Kedunggigil, Rabu (11/2).
Pompa air bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai dipasang di sejumlah titik banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan yang hingga kini masih terendam dengan ketinggian air 30-120 cm.
HUJAN dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (9/2) siang menyebabkan sebuah tanggul aliran Sungai Citalahab jebol dan meluapnya Sungai Ciseel.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Keduanya diduga terseret arus ke bagian tengah waduk yang lebih dalam.
Upaya mitigasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari menyiagakan pompa, pengerukan badan air, hingga optimalisasi sistem drainase dan waduk.
Perlu pembuatan sistem pencegahan banjir yang cukup besar seperti waduk atau embung
Penambahan bukaan pintu pelimpah air dilakukan lantaran kian meningkatnya curah hujan di wilayah hulu waduk.
Di tengah kota Jakarta akan dibangun juga sumur-sumur resapan dan biopori agar tanah air di Jakarta ini sendiri juga bertambah.
Seluruh elemen masyarakat Jakarta diimbau dapat turut serta menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved