Minggu 25 Oktober 2020, 07:13 WIB

Sejumlah Perumahan di Bekasi Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Basuki Eka Purnama | Megapolitan
Sejumlah Perumahan di Bekasi Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Medcom/Annisa
Ilustrasi banjir

 

BEBERAPA perumahan yang berada di bantaran jalur sungai yang mempertemukan Sungai Cileungsi dan Cikeas, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (25/10) dini hari WIB, terendam banjir dengan rata-rata ketinggian 1 hingga 1,5 meter.

"Beberapa perumahan terdampak dengan rata-rata tinggi air di atas 1 meter. Yang paling tinggi di Villa Jatirasa, ketinggian 190 centimeter," kata Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Hendra saat dihubungi, Minggu (25/10) dini hari WIB.

Hendra mengatakan tinggi air di jalur pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas masih di atas normal yakni mencapai 715 sentimeter pada Minggu (25/10) dini hari ini. Tingginya air di jalur sungai tersebut berasal dari derasnya hujan di Bogor, Jawa Barat, sepanjang Sabtu (24/11).

Baca juga: Pemkot Jakut Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di Kelapa Gading

Jalur Sungai Cikeas dan Cileungsi yang berhulu di Bogor melintasi Kota Bekasi dan bertemu di satu jalur Sungai Bekasi.

Beberapa perumahan yang terdampak banjir pada Minggu (25/10) dini hari itu, kata Hendra, antara lain Villa Nusa Indah, Kemang Ifi, Pondok Mitra
Lestari, Pondok Gede Permai, Vila Jatirasa, dan pemukiman lainnya yang berada di pinggir jalur sungai tersebut.

Tinggi air yang menggenang beberapa perumahan tersebut variatif antara 40 centimeter hingga 190 centimeter.

"Ini karena hujan di hulunya di Bogor, airnya meninggi sejak Sabtu (24/10) malam. Di sungai masih 715 sentimeter," kata dia.

Adapun berbagai video dan foto mengenai banjir di Bekasi pada Minggu (25/10) dini hari itu ramai diperbincangkan di media sosial.

Petugas BPBD Kota Bekasi sudah bersiaga di lokasi banjir untuk menolong masyarakat terdampak banjir. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Antara

Rizieq ‘Kabur’ dari RS, Epidemiolog: Harus Ada Upaya Persuasif

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 29 November 2020, 14:00 WIB
Epidemiolog Dicky Budiman, perlu ada upaya klarifikasi serta pendekatan persuasif kepada MRS. Pasalnya hal ini berkaitan dengan pihak lain...
MI/Gabriellangga

Razia Protokol Kesehatan, Polres Jaksel Tutup 19 Kafe dan Restoran

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 29 November 2020, 13:33 WIB
Selain kafe dan restoran, petugas juga membubarkan kerumunan di sepanjang jalan Antasari, Kemang, Bulungan, Blok M, dan Pondok...
Ilustrasi

KPK Duga Harun Masiku Tak Gunakan Ponsel Lagi

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 29 November 2020, 13:19 WIB
OTT terhadap Edhy diakui Nawawi lebih mudah ketimbang usaha penangkapan Harun. Menurutnya, hal itu disebabkan karena Edhy menggunakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya