Rabu 21 Oktober 2020, 17:24 WIB

Polisi Kejar Aktor di Balik Grup Facebook Penghasut RUU Ciptaker

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Polisi Kejar Aktor di Balik Grup Facebook Penghasut RUU Ciptaker

Antara
Ilustrasi

 

POLDA Metro Jaya terus mengejar aktor utama di balik grup facebook STM se-Jabodetabek yang menghasut pelajar untuk berbuat rusuh pada demo aksi unjuk rasa Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengaku pihaknya menduga ada pihak lain yang juga merancang penghasutan tersebut, di samping tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Ketiga tersangka itu merupakan pelajar yang menjadi admin di grup tersebut.

"Macam-macam disampaikan dalam grup itu, memang sudah penghasutan. Kita cari atasnya ini, adminnya dulu. Kita selidiki lagi nanti sampai atasnya. Bagian ke atasnya nanti akan kita kejar, kita masih melakukan penyelidikan, kita akan kejar sampai mana pun," kata Yusri, ketika ditemui di kantornya, Rabu (21/10).

Polisi sebelumnya telah mengamankan dua orang tersangka, yakni MLAI, 16, dan WH, 16, yang merupakan admin grup tersebut. Keduanya merupakan pelajar di salah satu SMK di Jakarta. Sedangkan satu tersangka lainnya yang diduga juga merupakan pelajar masih diburu polisi.

"Yang satu lagi kita lakukan pengejaran," kata Yusri.

Seperti diketahui, polisi mengatakan pada grup STM se-Jabodetabek yang memiliki anggota 21 ribu itu berisi foto, meme, tulisan untuk memprovokasi pelajar. Selain itu, juga berisi alat-alat dan senjata tajam yang harus dibawa saat aksi unjuk rasa Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10), Selasa (13/10), dan Selasa (20/10). Selain itu, juga berisi provokasi yang menyerang aparat kepolisian. (OL-8)

 

Baca Juga

Antara

Rizieq ‘Kabur’ dari RS, Epidemiolog: Harus Ada Upaya Persuasif

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 29 November 2020, 14:00 WIB
Epidemiolog Dicky Budiman, perlu ada upaya klarifikasi serta pendekatan persuasif kepada MRS. Pasalnya hal ini berkaitan dengan pihak lain...
MI/Gabriellangga

Razia Protokol Kesehatan, Polres Jaksel Tutup 19 Kafe dan Restoran

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 29 November 2020, 13:33 WIB
Selain kafe dan restoran, petugas juga membubarkan kerumunan di sepanjang jalan Antasari, Kemang, Bulungan, Blok M, dan Pondok...
Ilustrasi

KPK Duga Harun Masiku Tak Gunakan Ponsel Lagi

👤Tri Subarkah 🕔Minggu 29 November 2020, 13:19 WIB
OTT terhadap Edhy diakui Nawawi lebih mudah ketimbang usaha penangkapan Harun. Menurutnya, hal itu disebabkan karena Edhy menggunakan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya