Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
TANGGAL 17 Oktober besok adalah tepat tiga tahun masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ahli perkotaan Nirwono Yoga membeberkan sederet permasalahan yang hingga kini belum terselesaikan selama tiga tahun masa jabatan gubernur yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Pilkada 2017 itu.
Di antaranya, Nirwono menyoroti konflik antara Anies dengan pemerintah yang kian meruncing karena adanya perbedaan pendapat.
Perbedaan pendapat itu terjadi dalam banyak hal seperti soal penanganan banjir.
Baca juga: PSI Nilai Transparansi dan Prioitas Anggaran di Era Anies Buruk
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meminta agar Anies serius dengan pengendalian banjir di antaranya program pelebaran sungai dengan normalisasi.
"Tapi, yang terjadi, Pemda DKI, di depan publik, terang-terangan menentang konsep normalisasi dan memilih naturalisasi karena tidak ingin menggusur. Padahal, hakikatnya, baik naturalisasi maupun normalisasi, sama-sama membutuhkan pembebasan lahan. Ini sudah ada contohnya di banyak negara," ungkap Nirwono dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (16/10).
Nirwono mengatakan tidak sepatutnya perbedaan pendapat antarsesama pemerintah dikemukakan di depan publik. Hal itu membuat publik pun bingung.
Jika memang ingin menggarap naturalisasi secara serius, Anies diminta membuktikan program kerjanya. Namun, hal itu pun urung dilakukan. Hingga saat ini, tidak nampak hasil naturalisasi yang diharap bisa mengurangi dampak banjir.
"Sebaliknya, Jakarta justru dilanda banjir berkali-kali selama Januari dan Februari kemarin," ujar Nirwono.
Ia pun memprediksi dengan adanya wabah covid-19 yang melemahkan ekonomi, penanganan banjir di Jakarta akan semakin melambat.
"Tinggal bagaimana di sisa dua tahun ini Pak Anies apakah mampu membuktikan kinerjanya dalam mengentaskan banjir," pungkasnya. (OL-1)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved