Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH pasien rawat inap covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran berkurang. Menurut Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, data terbaru hari ini, Jumat (9/10), ada pengurangan pasien sebanyak 100 orang. Sehingga jumlah pasien yang masih dirawat berjumlah 1.421 orang.
“Update perkembangan pasien rawat inap di Wisma Atlet Tower 6 dan 7 ini sebanyak 1.421. Ada pengurangan 100 orang dari sebelumnya 1.521 orang,” kata Aris dalam keterangan resminya, Jumat (9/10).
Adapun dari total 1.421 terdiri dari 688 pria dan 733 wanita. Untuk diketahui, pasien yang dirawat di Tower 7 dan 8 adalah untuk pasien covid-19 yang memiliki gejala berat.
Baca juga: Pasien Rawat Inap di Wisma Atlet Berkurang 84 Orang
Sementara itu, rekapitulasi pasien rawat inap di Wisma Atlet hingga ini sudah sebanyak 20.367 pasien terdaftar. Sedangkan yang sudah keluar sebanyak 18.946 orang dengan rincian 18.598 dinyatakan sembuh, 341 dirujuk ke rumah sakit lain, dan 7 orang meninggal dunia.
“Rekapitulasi Pasien Tower 6 & 7 TMT 23 Maret s.d 09 Oktober 2020 yang telah terdaftar sebanyak 20.367 orang dan yang sudah keluar dari rumah sakit sebanyak 18.946 orang,” pungkasnya.(OL-5)
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved