Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan meminta penjelasan Jaksa Agung ST Burhanuddin terkait isu adanya unsur kesengajaan dalam kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung.
Arteria mempertanyakan bagaimana caranya petugas kebersihan memiliki akses ke lantai 6 Gedung Kejagung yang merupakan pusat api dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Ada satu cleaning service. Dia kerja di lantai dasar. Kok bisa punya akses ke lantai 6?” tanya Arteria dalam rapat kerja antara Komisi III DPR dan Kejagung yang berlangsung secara daring, kemarin.
Arteria juga mempertanyakan rekening petugas kebersihan itu yang memiliki saldo Rp100 juta.
Jaksa Agung pun menjawab bahwa pihaknya selalu terbuka terhadap proses penyidikan kasus ini. Soal dugaan keterlibatan petugas kebersihan, Burhanuddin menjelaskan bahwa hal tersebut sedang didalami penyidik Kabareskrim Polri. “Sedang didalami penyidik terkait rekening yang katanya tidak sesuai dengan pendapatannya,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan tim penyidik Bareskrim Polri tengah menyusun konstruksi hukum penyidikan kasus kebakaran Gedung Kejagung.
Tim penyidik kemarin juga memeriksa jaksa dan 6 saksi lainnya untuk melengkapi penyidikan kasus ini.
“Tujuh orang saksi terdiri dari pihak swasta, pekerja, cleaning service, ASN, dan jaksa di Kejaksaan Agung,” tutur Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo.
Namun, Sambo enggan membeberkan sosok orang-orang yang bakal diperiksa tim penyidik. “Kalau sudah penetapan tersangka pasti kita sampaikan,” ungkap Sambo.
Tim penyidik juga akan dibantu enam orang ahli untuk mengungkap penyebab adanya kobaran api di Gedung Kejagung. “Enam orang ahli terdiri dari ahli Puslabfor, ahli kebakaran dari IPB dan UI, ahli hukum pidana dari UI, Usakti, dan UMJ,” paparnya.
Sambo pun mengungkapkan penyidik sejauh ini te- lah merampungkan pemeriksaan terhadap 28 saksi. (Uta/Ykb/J-1)
Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung akan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.
Fakta persidangan telah membuktikan nilai Rp 2,9 triliun bukanlah kerugian negara. Nilai itu adalah pembayaran Pertamina atas penyewaan tangki BBM milik PT OTM.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Tim kuasa hukum Martin Haendra Nata menegaskan bahwa seluruh tindakan kliennya dalam perkara tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina telah dijalankan sesuai prinsip GCG.
Anang mengajak masyarakat turut memantau semua proses RJ yang terjadi di Indonesia. Jika mengendus adanya transaksional, masyarakat diharap melapor.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved