Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko mengatakan pihaknya memprediksikan wilayah Indonesia, khususnya Jabodetabek, akan mulai memasuki musim hujan di awal Oktober.
Ia juga menjelaskan musim hujan akan intens berada di wilayah selatan lebih dulu baru diikuti ke wilayah-wilayah lainnya di Jabodetabek.
"Untuk awal musim hujan dimulai lebih dulu di wilayah Jabodetabek bagian selatan pada Oktober," kata Hary saat dihubungi Media Indonesia, Senin (21/9).
Baca juga: BPBD DKI Pastikan Terapkan Prokes di Posko Pengungsian Banjir
Di sisi lain, saat ini, meski Jabodetabek juga sudah diguyur hujan dengan intensitas lebat, Hary menegaskan belum memasuki musim hujan.
Menurutnya, cuaca Jabodetabek yang akhir-akhir ini diguyur hujan baru merupakan pertanda awal.
"Saat ini, untuk wilayah Jabodetabek (Jakarta), belum memasuki musim hujan. Hujan yang terjadi saat ini sebagai penanda akan masuknya musim hujan," terangnya.
Sementara itu, musim hujan diperkirakan intens pada November dan Desember. Lalu puncak musim hujan akan terjadi pada Januari dan Februari. (OL-1)
BMKG merilis prakiraan cuaca 21 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat di Jawa Barat, Jateng, hingga Papua, serta hujan petir di Jakarta dan Surabaya.
BMKG memberikan peringatan dini agar tetap diwaspadai bencana hidrometeorologi menyampaikan prakiraan cuaca Jawa Tengah 21- 23 Februari 2026 mengenai potensi cuaca ekstrem
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta Sabtu 21 Februari 2026. Seluruh wilayah Jakarta diprediksi hujan ringan hingga petir pada malam hari.
Pada dasarian III Februari 2026, BMKG memprakirakan memprakirakan peluang hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per dasarian dengan probabilitas 80 hingga lebih dari 90 persen
Peringatan dini dikeluarkan karena pasang laut bisa menyebabkan tambak ikan maupun tambak garam terendam air laut, terlebih jika disertai dengan ombak
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem masih membayangi arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved