Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko mengatakan pihaknya memprediksikan wilayah Indonesia, khususnya Jabodetabek, akan mulai memasuki musim hujan di awal Oktober.
Ia juga menjelaskan musim hujan akan intens berada di wilayah selatan lebih dulu baru diikuti ke wilayah-wilayah lainnya di Jabodetabek.
"Untuk awal musim hujan dimulai lebih dulu di wilayah Jabodetabek bagian selatan pada Oktober," kata Hary saat dihubungi Media Indonesia, Senin (21/9).
Baca juga: BPBD DKI Pastikan Terapkan Prokes di Posko Pengungsian Banjir
Di sisi lain, saat ini, meski Jabodetabek juga sudah diguyur hujan dengan intensitas lebat, Hary menegaskan belum memasuki musim hujan.
Menurutnya, cuaca Jabodetabek yang akhir-akhir ini diguyur hujan baru merupakan pertanda awal.
"Saat ini, untuk wilayah Jabodetabek (Jakarta), belum memasuki musim hujan. Hujan yang terjadi saat ini sebagai penanda akan masuknya musim hujan," terangnya.
Sementara itu, musim hujan diperkirakan intens pada November dan Desember. Lalu puncak musim hujan akan terjadi pada Januari dan Februari. (OL-1)
Untuk lokasi tepatnya berada di 8.88 LS, 110.24 BT. Atau, berada di laut 106 kilometer barat daya Gunungkidul yang ada di kedalaman 10 kilometer.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, di Kuningan, Minggu, mengatakan kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
HUJAN dengan intensitas tinggi bahkan disertai angin yang melanda wilayah Jawa Barat dalam kurun waktu beberapa hari terakhir.
Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama terjadinya bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait meningkatnya potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Kepulauan Riau (Kepri).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved