Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIT Narkoba Polsek Kebun Jeruk Polres Metro Jakarta Barat ungkap peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 1,3 kilogram di wilayah Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Sabu tersebut berasal dari dalam salah satu Lapas di Jakarta dan dikendalikan oleh salah satu napi.
Polisi mengamankan dua tersangka atas kepemilikan sabu tersebut.
“Kedua pria berinisial MHL (30), AGL (37) diamankan di Wilayah Duri Kepa, Kampung Guci, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.” ujar Kapolsek Kebun Jeruk Kompol Sigit R Kumono di kantornya, Jumat (11/9).
Sigit mengatakan pengungkapan berawal dari tertangkapnya pengecer kecil yang biasa beredar di Kebon Jeruk. Dari pengembangan petugas, dua pria pengedar narkoba kelas kakap itu akhirnya ditangkap.
Baca juga : Ini Daftar RW di Jakarta yang Masuk Zona Merah
Polisi mengamankan 1,3 kg lebih narkoba jenis sabu yang bernilai hampir Rp2 miliar di kos milik salah seorang tersangka. Dalam hasil pemeriksaan polisi, kedua tersangka yang diamankan ternyata sudah beraksi sejak Maret lalu.
"Mereka sudah 15 sampai 20 kali mengedarkan sabu," ungkap Sigit.
Polsek Kebon Jeruk bersama Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat masih mendalami kasus narkoba dalam Lapas tersebut.
Hingga kini polisi berhasil menangkap 7 tersangka, dua diantaranya merupakan bagian dari sindikat peredaran narkoba Lapas, sementara lima orang lainnya merupakan pengecer kecil yang bertugas mengedarkan paket kecil sabu.
Para tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Kebun Jeruk Jakarta Barat. Atas perbuatannya para pelaku dikenakan pasal 112 dan 114 KUHP tentang penyakahgunana dan peredaran zat narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.(OL-2)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved