Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya membentuk tim guna menyelidiki kebakaran yang terjadi di Gedung Kejaksaan Agung RI. Kebakaran tersebut diketahui terjadi pada Sabtu (22/8) sekira pukul 19.00 WIB.
Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, tim terdiri dari anggota Inafis dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor).
"Hari ini dari tim Labfor dengan Inafis sudah kita bentuk akan melakukan penyelidikan penyebab daripada kebakaran tersebut. Tentunya dengan beberapa dari anggota kejaksaan sendiri," ujar Nana di Jakarta, Minggu (23/8).
Nana mengatakan kebakaran tersebut cukup parah. Menurutnya, pihak kepolisian bersama TNI bertugas mengamankan tempat kejadian perkara. Selain itu, polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas. Di sekitar Gedung Kejaung, police line tampak sudah terpasang.
Baca juga: Kejagung dan DKI Bakal Inventarisir Dokumen Pascakebakaran
Sampai pagi ini, ruas jalan di sekitar Gedung Kejagung, yakni Jalan Sultan Hasanudin maupun Jalan Trunojoyo ditutup untuk umum. Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta masih melakukan pendinginan.
"Memang tadi pagi sekitar pukul 06.15, api sudah sepenuhnya dikuasai. Kemudian tindak lanjut berikutnya adalah tetap kita mengamankan lokasi, untuk jalan tetap kita tutup," pungkas Nana.
Menurut Kadis Gulkarmat DKI Jakarta Satriadi Gunawan, pihaknya mengerahkan 30 unit mobil pemadam kebakaran dengan 130 personel untuk melakukan pendinginan Gedung Kejagung.(OL-5)
Pupuk bukan sekadar komoditas dagang, melainkan instrumen vital negara.
Menanggapi rencana pihak Nadiem yang ingin melaporkan saksi Jumeri ke polisi, Boyamin menilai hal tersebut sebagai strategi untuk memengaruhi saksi-saksi lainnya.
Total, sudah ada tiga Kajari dijemput untuk diperiksa Kejagung.
Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung akan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.
Fakta persidangan telah membuktikan nilai Rp 2,9 triliun bukanlah kerugian negara. Nilai itu adalah pembayaran Pertamina atas penyewaan tangki BBM milik PT OTM.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved