Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT pandemi covid-19 tak kunjung berakhir, tawuran antar kelompok warga kembali marak di Kota Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa itu bahkan menelan korban jiwa.
Sebelumnya, Polrestro Bekasi Kota mengamankan pelaku pembacokan, yakni Mikel Stefanus Ferdinan (MSF). Adapun korban pembacokan bernama Geri Sean Natanial Bosen (GSN). Tawuran terjadi di depan minimarket wilayah Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Minggu (2/8) dini hari.
Baca juga: Tawuran di Jakarta Barat Disiarkan Live di IG
Peristiwa itu dipicu dendam lama. Sebab, keduanya sempat terlibat tawuran beberapa waktu lalu. Menanggapi hal tersebut, pengamat hukum pidana dari Universitas Islam Indonesia (UII), Muzakir, menilai maraknya tawuran saat pandemi disebabkan rasa jenuh warga seusai melewati masa PSBB.
“Kalau warga yang menggunakan aplikasi untuk bekerja di rumah bisa melewatinya. Sedangkan mereka yang biasa berkegiatan di luar, penat luar biasa karena tidak bisa kemana-mana,” ujar Muzakir saat dihubungi, Minggu (2/8).
Begitu Pemeirntah Provinsi DKI Jakarta menerapkan PSBB transisi, integritas kelompok masyarakat mulai kembali. “Mulainya masyarakat beraktivitas, membuat kesatuan kelompok tiba-tiba konslet dan jadilah apinya. Ini tidak hanya untuk anak-anak, tapi juga dewasa,” ungkapnya.
Baca juga: Sekelompok Pemuda Malah Tawuran di Tengah PSBB Jakarta
Rasa penat membuat sosialisasi antar masyarakat berubah menjadi konflik. Muzakir berpendapat pengawasan dari sekolah dan keluarga harus seimbang, agar tidak terjadi perbedaan tafsir.
“Ketidaksamaan pengawasan bisa membuat mereka mencari alternatif sendiri dan memilih masalah,” pungkas Muzakir.(OL-11)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved