Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BESOK, tersangka penipuan kredit Bank BNI Maria Pauline Lumowa akan diperiksa lagi, setelah Rabu (22/7) pemeriksaan dihentikan karena yang bersangkutan sakit kepala dicecar 20 pertanyaan selama sembilan jam.
“Pemeriksaan dihentikan karena pusing / sakit kepala,, dan akan dilanjutkan besok hari, pada Jumat pagi jam 10.00 WIB,” tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Awi Setiyono, kepada mediaindonesia.com, Kamis (23/7).
Rencananya, pemeriksaan lanjutan akan dilaksanakan di Bareskrim Polri, pada Jumat (24/7).
Awi mengatakan Maria menjalani pemeriksaan dengan didampingi kuasa hukumnya, Alexander Wenas. “Pertanyaan yang diajukan penyidik sebanyak 20 buah pertanyaan,” papar Awi.
Baca juga : Polisi: Pesepeda Harus Patuh Rambu
Selama pemeriksaan, Awi menyebut Maria cukup kooperatif dan menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan sendiri berlangsung selama sembilan jam.
"Ada sebanyak 20 pertanyaan yang diajukan tim penyidik dan selama pemeriksaan berlangsung, tersangka cukup kooperatif," ungkapnya.
Sebelumnya, tersangka pembobolan Bank BN pada 2002I, Maria Pauline Lumowa berhasil dibawa ke Indonesia setelah 17 tahun buron.?
Usai melarikan diri ke Singapura sejak September 2003 dan ke Belanda, Maria diekstradisi dari Serbia dan diboyong ke Indonesia. (OL-2)
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Hery Gunardi mengungkapkan fasilitas pinjaman perbankan yang belum ditarik atau undisbursed loan masih cukup tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved