Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI mencatat angka kriminalitas berdasarkan data statistik di Minggu ke-28 dan Minggu ke-29 terjadi penurunan. Hal itu diungkapkan Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/7).
"Telah terjadi penurunan angka gangguan kamtibmas sebesar 2,89%," ujar Ahmad.
Baca juga: Jumlah Pasien Meninggal karena Covid-19 di Depok Capai 40 Orang
Adapun rinciannya sebanyak 5.439 kasus pada Minggu ke-28, dan 5.282 kasus pada Minggu-29, atau mengalami penurunan sebanyak 157 kasus.
"Pada periode Minggu ke-29 yang menjadi catatan kepolisian ada 5 kasus kejahatan konvesional yang jumlah kejadiannya tinggi," paparnya.
Penurunan kejahatan meliputi kasus narkotika 726 kasus, pencurian dengan pemberatan 592 kasus, dan penggelapan 4.287 kasus.
Kemudian, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) 200 kasus dan kelima pencurian dengan kekerasan dengan 93 kasus. (OL-6)
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved