Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGUNJUNG Pusat Perbelanjaan Modern atau Mal Depok Town Square (Detos) dikagetkan peristiwa percobaan bunuh diri, Jumat (17/7). Pria yang bernama Bambang, 50, melakukan percobaan bunuh diri dengan cara melompat dari Lantai Upper Ground (UG) Detos pukul 10.23 WIB.
Vina, saksi mata mengatakan sebelum melompat dan menjatuhkan diri, Bambang terlihat bolak-balik disekitaran UG.
"Dia ada dipojokan eskalator. Aku perhatiin dia kayak orang linglung, diem aja," katanya, Jumat (17/7).
Vina menjelaskan bola mata Bambang melirik kiri kanan UG.
Dia mondar mandir. Dari pojokan eskalator berpindah ke sudut-sudut lain. "Dia jalan ke depan toko batik lalu balik ke pojokan eskalator lagi lalu lompat," katanya.
Melihat korban melompat, Vina berteriak minta bantuan ke pengunjung sekitar dan satpam
Mendapat laporan Satpam Detos langsung menolong korban. Beruntung korban selamat.
Oleh Satpam, Bambang dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bunda Margonda (BM) di Jalan Margonda, Beji, Kota Depok.
"Korban langsung kami tangani dengan membawa korban ke RS. Kondisi korban saat ini masih dalam keadaan sadar, " kata Manager Detos, Ferry Nurdin,dihubungi Jumat (17/7).
Kejadian itu Ferry mengaku belum mengetahui penyebab korban melompat. Namun saat ini pihak Detos masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.
"Kami akan memberitahukan up-date kondisi korban selanjutnya. Untuk sementara waktu, kami berharap semua pihak tidak berspekulasi yang dapat merugikan korban. "
" Karena kami sedang menangani masalah ini dan berusaha membantu korban semaksimal mungkin," pungkasnya. (OL-4)
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
WHO menekankan mayoritas anak yang bunuh diri sebenarnya menunjukkan tanda peringatan sebelumnya, namun sering tidak terbaca atau diabaikan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Kemendikdasmen memandang peristiwa siswa bunuh diri di NTT itu sebagai kejadian yang sangat serius, serta mengingatkan bahwa kesejahteraan psikososial anak merupakan isu yang kompleks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved