Selasa 07 Juli 2020, 11:27 WIB

Perjalanan KRL Saat Ini Hampir Dekati Masa Sebelum Pandemi

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Perjalanan KRL Saat Ini Hampir Dekati Masa Sebelum Pandemi

ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Sejumlah penumpang KRL ( Kereta Rel Listrik ) Commuter Line antre menunggu kereta di Stasiun Tambun, Kabupaten Bekasi

 

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi panjangnya antrean penumpang, seperti yang terjadi pagi ini di Stasiun Bogor. Contohnya, pada lintas yang kapasitas infrastruktur perkeretaapiannya masih memungkinkan, PT KCI menambah frekuensi perjalanan KRL. 

Hal ini dilakukan misalnya pada lintas Tangerang-Duri PP yang sejak kemarin ada penambahan 10 perjalanan kereta. Namun, di banyak lintas lainnya, frekuensi perjalanan KRL sesuai dengan kapasitas dari infrastruktur yang tersedia. 

"Dengan penambahan mulai kemarin, total perjalanan KRL mencapai 947 perjalanan per hari atau 95,5% dari perjalanan KRL di waktu normal sebelum pandemi covid-19," kata VP Corporate Communication PT KCI Anne Purba, Selasa (7/7).

Sementara itu, antrean penumpang khususnya di stasiun-stasiun dengan jumlah penumpang terbanyak yakni Stasiun Bogor, Cilebut, Depok, antrean mengular hingga keluar stasiun.

PT KCI mencatat jumlah pengguna KRL pada Senin (6/7) kemarin mencapai 419.292 pengguna. Catatan ini menjadi rekor penumpang tertinggi selama PSBB Transisi.

Baca juga: Kemarin, Pengguna KRL Capai Rekor Tertinggi di Masa PSBB Transisi

Angka ini melewati catatan tertinggi jumlah pengguna KRL di masa pandemi covid-19 yang sebelumnya terjadi pada Senin 29 Juni 2020 sebesar 393.498 pengguna KRL atau ada peningkatan sejumlah 6%.

"Terus bertambahnya penggguna membuat antrean semakin panjang di sejumlah stasiun, salah satunya yang terlihat di Stasiun Bogor pada Senin kemarin. Volume pengguna KRL kemarin di Stasiun Bogor tercatat 19.452 orang, atau tumbuh 9% dibanding Senin pekan lalu," kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba dalam keterangan resminya, Selasa (7/7).

Melihat tren kenaikan jumlah pengguna dan antrean yang semakin panjang, PT KCI kembali mengingatkan pentingnya para pengguna untuk sebisa mungkin menghindari bepergian dengan KRL di jam-jam sibuk ini. 

"Jika harus bekerja, KCI kembali mengajak semua pihak untuk mengikuti pembagian jam kerja secara bertahap atau shift sesuai arahan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional. Dengan menghindari bepergian di jam-jam sibuk, para pengguna dapat terhindar dari antrean dan kepadatan yang ada. Pergerakan pengguna secara keseluruhan juga akan lebih lancar karena terbagi secara merata dalam beberapa jam," papar Anne.

PT KCI mengajak para pengguna untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku di stasiun maupun di dalam KRL untuk kesehatan bersama. Pada masa PSBB transisi, layanan Commuter Line hadir untuk mendukung masyarakat kembali aktif dan produktif, dengan produktivitas yang mengutamakan keamanan dan kesehatan bersama.(OL-5)

Baca Juga

MI/Barry F

Penumpang Bus Transjakarta Sudah Boleh Terisi 100%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 08:49 WIB
PT Transjakarta mulai memberlakukan kapasitas angkut pelanggan sebesar 100%, setelah PPKM di DKI Jakarta turun ke level...
Antara

Anda Ingin bayar Pajak Kendaraan, Ini 14 Samsat Keliling di Jadetabek

👤Muhamad Fauzi 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 08:40 WIB
ADA 14 Samsat Keliling untuk memfasilitasi masyarakat di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) dalam pembayaran pajak kendaraan...
Antara

Anies: Kapasitas Kantor Non-Esensial Boleh 50%

👤Ant 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 23:50 WIB
Untuk perkantoran sektor esensial kapasitas pegawai WFO ditingkatkan dari 50 persen menjadi 75...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya