Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 1.206 kios dan los di Pasar Induk Cisalak, Jalan Raya Bogor, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok tutup. Hal ini terjadi karena sepi pengunjung akibat pendemi virus Covid-19. Kondisi ini membuat target retribusi pasar tidak tercapai.
Kepala Unit Pengelola Teknis Daerah (KUPTD) Pasar Cisalak, Sutisna, menjelaskan target retribusi Pasar Cisalak sebesar Rp3 Miliar tahun ini tak tercapai 100% karena imbas dari pendemi Covid-19.
Baca juga: 11 Pedagang di Kawasan Sawah Besar Positif Covid-19
"Kita tak bisa raih target 100 persen. Jangankan 100 persen, 40 persen saja kayaknya tak bisa, " kata Sutisna kepada Media Indonesia di Kantor Pasar Cisalak, Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Kota Depok, Rabu (1/7).
Semenjak pendemi covid-19 mewabah pada Maret 2020 sebagian besar kios dan los milik pedagang di pasar induk terbesar di Kota Depok ini terlihat banyak yang tutup karena sepi dari pembeli. Saat ini, hanya 10% atau 134 dari 1.340 pedagang yang membuka kios dan los. Sisanya sebanyak 1.206 kios tutup.
Selain karena pendemi Covid-19, faktor ekonomi masyarakat juga turun. Terlebih karena sebagian orang tua akan memasukkan anak-anaknya sekolah tahun ajaran baru (TAB) 2020, termasuk banyak pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Faktor ini membuat kios dan los terpaksa tutup, " pungkasnya.
Dalam inspeksi mendadak Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok Hardiono ke Pasar Induk Cisalak pekan silam, sambungnya, masalah kios dan los sepi ini sudah disampaikan.
Kepada Hardiono pihaknya meminta pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Raya Bogor, Jalan Ohan, Jalan Koja ditertibkan dan digiring masuk ke dalam Pasar Induk Cisalak.
"Ada 300 PKL yang membuka lapak kios dan los di luar Pasar Induk Cisalak. Kalau itu dimasukkan ke dalam pasar, otomatis kios dan los di Pasar Induk Cisalak terisi dan bisa menambah pendapatan pasar, " tutur Sutisna.
Dalam pertemuan dengan pihaknya, lanjut dia, Hardiono berjanji segera dirapatkan di forum pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
"Namun belum ada tindaklanjut sampai sekarang," pungkasnya.
Terpisah, Anggota DPRD Kota Depok, Nurhasim, meminta Pemerintah Kota Depok melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera menertibkan ratusan PKL yang membuka lapak di jalan Koja, Jalan Ohan dan Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Kota Depok.
Selain menghambat laju kendaraan, kawasan tersebut rawan virus Covid-19 karena jadi tempat kumpul banyak orang.
"Orang-orang yang kumpul di sana banyak melanggar ptotokol kesehatan, tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker, " pungkasnya. (OL-6)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved