Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BERDASARKAN Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 11 Tahun 2020, kapasitas penumpang angkutan umum naik menjadi 70%, dari sebelumnya 50%.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, mengatakan skema tersebut memungkinkan perusahaan bus antar kota antar provinsi (AKAP) untuk balik modal.
"Skema 70% sebetulnya sudah memungkinkan untuk (pemilik) angkutan bus BEP (break even point)," ujar Budi saat meninjau Terminal Terpadu Pulo Gebang, Rabu (17/6).
Baca juga: Aturan Dilonggarkan, Kapasitas Penumpang Garuda Jadi 70%
Sehingga, lanjut dia, perusahaan bus AKAP tidak perlu menaikkan tarif. "Artinya, tidak ada potensi atau kewajiban untuk naik tarif. Ini sudah sejalan dengan arahan Pak Menhub, memang untuk angkutan umun tidak boleh naik tarif," pungkas Budi.
Dalam surat edaran tersebut, masa adaptasi kebiasaan baru dibagi dalam tiga fase. Fase pertama merupakan pembatasan bersyarat pada 9-30 Juni. Fase kedua ialah masa pemulihan atau penyebaran terkendali yang berlangsung 1-31 Juli. Sementara itu, fase ketiga atau kenormalan baru dimulai pada 1-31 Agustus.
Fase pertama hanya memperbolehkan angkutan umum mengangkut penumpang maksimal sebesar 50% dari kapasitas tempat duduk. Sementara fase kedua dan fase ketiga masing-masing 70% dan 85%.
Baca juga: Daya Beli Masyarakat Turun, Menhub: Tidak Ada Kenaikan Tarif
Dalam penelusuran Media Indonesia, pegawai tiket PO Lorena di Terminal Terpadu Pulo Gebang bernama Yuli, mengaku pihaknya sengaja menaikkan harga tiket hingga dua kali lipat. Langkah itu disebabkan kursi bus tidak dapat terisi penuh untuk mencegah penularan covid-19.
"Kan sekarang seat-nya tidak boleh jejer. Dua seat untuk satu orang. Tujuan Madura yang biasanya Rp 350 ribu, sekarang Rp 700 ribu," terang Yuli.(OL-11)
Gangguan perjalanan kereta api terjadi di wilayah Daop 4 Semarang akibat banjir yang merendam jalur rel antara Stasiun Sragi dan Stasiun Pekalongan, Jawa Tengah.
Sebuah bus penumpang terbakar hebat setelah mengalami tabrakan dengan truk kontainer, menewaskan sedikitnya sembilan orang, di wilayah selatan India pada Kamis dini hari.
Kepolisian menerjunkan tim khusus untuk proses identifikasi korban (post mortem dan ante mortem) guna memastikan validitas identitas sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
Proses evakuasi berlangsung dramatis selama hampir empat jam.
Personel profesional ditugaskan untuk memastikan keamanan pemudik maupun awak bus hingga 5 Januari 2026 mendatang.
Adapun pesepeda itu adalah Vice President (VP) Sekretaris SKK Migas Hudi Dananjoyo Suryodipuro. Ia pun dinyatakan meninggal Pasca menabrak bus Trans-Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved