Jumat 05 Juni 2020, 13:29 WIB

Ada Jaga Jarak, Masjid Sunda Kelapa Manfaatkan Lapangan Futsal

Tri Subarkah | Megapolitan
Ada Jaga Jarak, Masjid Sunda Kelapa Manfaatkan Lapangan Futsal

MI/TRI SUBARKAH
Masjid Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat mulai menggelar salat Jumat, Jumat (5/6) dengan memanfaatkan lapangan futsal.

 

MASJID Agung Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat mulai menggelar salat Jumat, Jumat (5/6) setelah Gubernur Anies Baswedan menyebut Jakarta memasuki masa transisi pada Juni ini.

Pelaksanaan salat Jumat hari ini menerapkan protokol kesehatan yang cukup ketat. Beberapa petugas masjid berdiri di setiap pintu masuk untuk mengecek suhu tubuh para jamaah. 

Petugas juga memastikan bahwa setiap jamaah yang hadir mengenakan masker. Tidak lupa, para jamaah juga diberikan cairan pembersih tangan.

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa menempelkan stiker tanda silang setiap satu meter di lantai masjid sejak Jumat pagi. 

Selain di dalam, stiker silang juga ditempelkan hingga di lapangan futsal yang masih berada di lingkungan masjid. Hal tersebut guna memastikan pembatasan jarak fisik antarjamaah (physical distancing).

Baca juga: Pengamat: Masa Transisi Harus dengan Kultur yang Tegas

Kepala Bidang Umum dan Operasional Masjid Agung Sunda Kelapa Laode Basir menjelaskan dampak penerapan physical distancing tersebut. Kapasitas masjid yang mulanya mampu menampung dua ribu jemaah, kini hanya mampu melayani 800 jemaah.

"Ada tiga tempa yang biasa pada salat-saat Jumat sebelumnya tidak digunakan pada kondisi normal, yaitu plataran depan yang biasa diapkai pedagang kaki lima, kemudann lapangan futsal, dan lapangan rumut atau taman," kata Laode di lokasi, Jumat (5/6).

Ketiga titik tersebut, lanjut Laode, mampu menampung seratus jemaah.

Laode mengimbau para jemaah yang akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Sunda Kelapa untuk membawa sajadah masing-masing. Karena, pihak pengurus masjid tidak menggelar sejadah masjid. Selain itu, jemaah juga diimbau untuk mengambil air wudhu di kediamannya masing-masing.

"Hal ini sebagai antisipasi agar tidak terjadi penumpukan di tempat wudhu di sini. Karena tidak semua keran tempat wudhu kami buka. Kami mengikuti anjuran untuk jaga jarak," tandas Laode. (A-2)

Baca Juga

dok.humas Pemkot Bekasi

Pemkot Bekasi Perpanjang PPKM Level 2 Hingga 13 Desember

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 01 Desember 2021, 17:15 WIB
PEMKOT Bekasi perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 covid-19 di wilayahnya mulai 30 November hingga 13...
Dok MI

Penembakan Terjadi di Bintaro, Wagub: Jangan Saling Intimidasi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 01 Desember 2021, 16:49 WIB
pihaknya belum mengetahui informasi mendetail mengenai kejadian tersebut. Ia pun mengimbau agar setiap warga dengan petugas tak saling...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Pasar Santa Contoh Nyata Transformasi Digital Pelaku Usaha Mikro

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 01 Desember 2021, 15:00 WIB
Dengan keterbatasan mobilitas, pendampingan untuk go digital menjadi salah satunya cara untuk mengembalikan kondisi penjualan agar tidak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya