Minggu 31 Mei 2020, 15:41 WIB

Agar Penumpang Tidak Menumpuk, Sebaiknya Tetap Ada WFH

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Agar Penumpang Tidak Menumpuk, Sebaiknya Tetap Ada WFH

Antara/Arif Firmansyah
Penumpang berjalan di dekat gerbong KRL Commuter Line di Stasiun Bogor, Jawa Barat.

 

PENGAMAT transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menilai sulit menerapkan physical distancing di transportasi umum saat new normal diberlakukan.

Pemerintah pusat dan daerah harus bersinergi, agar physical distancing di transportasi umum bisa diterapkan. Ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilonggarkan dan seluruh aktivitas ekonomi mulai bergerak, jumlah penumpang angkutan umum dipastikan kembali melonjak.

Baca juga: TNI-Polri Kawal New Normal, Kontras: Situasi Jadi Tidak Normal

Djoko menyarankan agar tidak semua perusahaan mewajibkan karyawan kembali bekerja di kantor saat new normal. "Yang masih bisa work from home (WFH), ya semestinya tetep WFH. Atau minimal ada pengurangan kehadiran ke kantor,” ujar Djoko dalam keterangan resmi, Minggu (31/5).

“Sektor yang menuntut pekerja harus datang ke tempat kerja, perlu diatur jadwal kerjanya. Sehingga, bervariasi pergerakan orangnya, tidak menumpuk pada jam yang sama seperti sebelum pandemi," pungkasnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan pemerintah pusat dan daerah bisa menjalankan opsi kebijakan lain. Seperti, mengeluarkan kebijakan agar perusahaan dapat menyediakan sarana angkutan untuk karyawan. Sehingga, protokol pencegahan covid-19 tetap terjamin, khususnya penerapan physical distancing.

Baca juga: Anies: Perpanjangan PSBB Jadi Penentu Transisi Menuju New Normal

"Agar saat penerapan new normal, khususnya di Jabodetabek, tidak timbul kekacauan di sektor transportasi. Sebab, sumber permasalahan bukan di sektor transportasinya. Namun, bagaimana pengaturan kegiatan manusia," jelas Djoko.

Tidak hanya pengaturan untuk menambah sarana transportasi, penambahan kapasitas juga harus dipikirkan. Berikut, pengaturan terhadap pengguna transportasi yang sedang menunggu di stasiun atau halte. Menurutnya, harus ada penambahan ruang tunggu sementara di stasiun dan halte bus.(OL-11)

Baca Juga

MI/VICKY GUSTIAWAN

Pemprov DKI Siapkan 160 UMKM Terbaik untuk Gelaran Formula E Jakarta

👤Hilda Julaika 🕔Senin 23 Mei 2022, 08:03 WIB
“Kita undang 160 UMKM terbaik untuk ikut kurasi dan akan disaring lagi menjadi 100 UMKM terbaik untuk bisa menjual produk mereka di...
Dok. Pribadi

Penunjukan Dani Ramdan Sebagai Penjabat Bupati Bekasi Dinilai Tepat

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 22 Mei 2022, 22:58 WIB
Dani Ramdan dinilai punya rekam jejak yang baik dan diharapkan bisa memimpim Kabupaten Bekasi menuju perubahan...
MI/Ramdani

Mobil Balap Formula E Mulai Tiba di Jakarta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 22 Mei 2022, 14:40 WIB
Keseluruhan komponen mobil balap Formula E dikirim dari Doha, Qatar, karena para atlet baru selesai mengikuti ajang Formula E di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya