Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Enam Pedagang Positif Covid-19, Dua Pasar di Depok Ditutup

Kisar Rajaguguk
31/5/2020 15:18
Enam Pedagang Positif Covid-19, Dua Pasar di Depok Ditutup
Ilustrasi(Antara)

DUA pasar tradisional di Kota Depok ditutup sementara menyusul enam pedagang positif terjangkit covid-19.

Dua pasar yang ditutup operasionalnya yaitu Pasar Cisalak dan Pasar Sukatani. Di Pasar Cisalak empat orang positif covid-19. Terdiri dari seorang pedagang ayam potong dan dua pedagang pakaian serta satu orang pegawai kebersihan Pasar Cisalak.

Sedangkan di Pasar Sukatani dua orang, satu positif covid-19, satu lagi Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Keenam pedagang dan pegawai kebersihan dari dua pasar ini telah di isolasi di Rumah Sakit Bahyangkara Kelapa Dua, Cimanggis, Kota Depok dan Wisma Atletik, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sementara itu Koordinator keamanan Pasar Cisalak Duslani mengungkapkan tim medis Pemerintah Kota Depok telah mendatangi keluarga pedagang yang terdampak covid-19 guna diperiksa kesehatannya.

"Hari ini didatangi kediaman keluarganya, " kata Duslani disela acara penyemprotan didalam dan luar Pasar Cisalak dengan disinfektan, Minggu (31/5).

Baca juga :Pasien Sembuh di Wisma Atlet Kemayoran Bertambah 155 Orang

Dengan terpaparnya 6 pedagang dan pegawai pasar, menurut Duslani, Pemerintah Kota Depok terpaksa menutup sementara Pasar Cisalak dan Pasar Sukatani selama dua hari ke depan, mulai Minggu 31 Mei sampai dengan Senin 1 Juni 2020.

Penutupan sementara Pasar Cisalak dan Pasar Sukatani tersebut, imbuh Duslani untuk keperluan sterilisasi ruangan dan dan isolasi pasar sebagaimana surat Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Sri Utomo Nomor: 802/85/GT/2020.

Ruangan pasar yang biasa dipakai untuk berjualan dan melayani pembeli akan disemprot dengan disinfektan agar saat dibuka sudah steril.

" Karena pasar sudah ditutup, kami sekarang hanya mengawasi lokasi pasar, baik di dalam maupun yang diluar, " pungkasnya.

Duslani menjelaskan tim medis dari unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Puskesmas Cimanggis Sabtu (30/5) mengambil lagi samplel 50 pedagang Pasar Cilasak dan pedagang mini di Jalan Ohan dan di jalan Koja dan hasilnya belum diletahui positif atau negatif.

" 50 sampel pedagang diambil untuk mengetahui apakah yang bersangkutan positif atau negatif covid-19. Sampel tersebut sedang diperiksa di laboratorum kesehatan daerah (Labkesda) Kota Depok, " tuturnya. (OL-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Baharman
Berita Lainnya