Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut tidak akan melakukan penyaringan atau pembatasan penumpang KRL seperti yang dilakukan oleh Pemda Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Bodetabek).
Syafrin mengungkapkan selama ini moda angkutan KRL lebih banyak didominasi oleh warga dari luar Jakarta menuju Jakarta.
"Jadi karena otomatis di DKI pergerakan Bodetabek yang masuk Jakarta yang lebih banyak. Kemudian sore hari kembali, artinya mereka memang ada kebutuhan bekerja di Jakarta," kata Syafrin kepada Media Indonesia, Jumat (15/5).
Kepadatan itu sudah dirasakan di stasiun-stasiun awal seperti Bogor, Depok, Citayam, Bekasi, Serpong saat jam-jam sibuk di pagi hari. Namun, di stasiun-stasiun di dalam Jakarta keadaannya justru tidak terlalu ramai.
Untuk itu menurutnya seleksi penumpang memang lebih tepat jika dilakukan di stasiun awal dan bukan di stasiun-stasiun di Jakarta yang menjadi stasiun tujuan.
"Pada pagi hari pegerakan dari Bodetabek masuk Jakarta (yang lebih banyak). Lalu pada sore hari mereka kembali artinya ada kebutuhan kerja di Jakarta. Tapi perlu dipahami bahwa dengan adanya kebutuhan itu seleksi di awal," ungkapnya.
Menanggapi soal wajibnya pekerja untuk memiliki surat keterangan dari perusahaan tempat bekerja untuk bisa lolos dari pembatasan, Syafrin menilai hal tersebut tidak diperlukan.
Sebab, masing-masing pekerja sudah memiliki kartu identitas karyawan yang bisa digunakan sebagai tanda pekerja dari berbagai sektor usaha. Pemda hanya tinggal meneliti sektor bidang yang ditekuni oleh perusahaan tempat warga tersebut bekerja.
"Kalau untuk menyaring menggunakan kartu identitas karyawan atau ID Card kan bisa. Dari situ bisa terlihat dia tenaga kesehatan atau bukan, dia dari perusahaan apa. Seperti yang kita lakukan di Transjakarta, hanya tenaga kesehatan yang boleh naik layanan Transjakarta di malam hari karena itu fasilitas khusus yang kita sediakan. Jika bukan nakes dilihat dari ID Card-nya, tidak boleh naik," tuturnya.
Sebelumnya, Pemda Bodetabek berencana untuk menyaring penumpang KRL. Penumpang KRL diwajibkan membawa surat keterangan dari perusahaan untuk bisa menaikki KRL.
Namun, Pemda Bodetabek juga menunggu kepastian kebijakan dari Pemprov DKI untuk menerapkan kebijakan ini.(OL-13)
Baca Juga: Polres Bima Masih Gelap soal Putri yang Tergantung
Baca Juga: Singapura Putuskan Tidak Berangkatkan Jemaah Haji Tahun Ini
Stasiun Kereta Api Jatake resmi mulai beroperasi hari ini, Rabu (28/1). Stasiun baru di lintasan KRL Green Line itu disambut antusias warga.
Jumlah pengguna KRL Commuter Line pada lintas Rangkasbitung terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penutupan perlintasan berisiko sepanjang 2025. KAI telah menutup 316 perlintasan sebidang yang dinilai rawan kecelakaan.
HARI libur Natal Kamis (25/12) kemarin, mobilitas pengguna Commuter Line Jabodetabek terpantau berjalan aman dan lancar.
Dalam video permintaan maaf yang beredar, keduanya mengaku sadar bahwa tindakan serta ucapan mereka telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved