Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Anies: Gubernur bukan Tukang Ramal Selesainya Covid-19

Insi Nantika Jelita
07/5/2020 08:58
Anies: Gubernur bukan Tukang Ramal Selesainya Covid-19
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersama Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria(ANTARA/Deka Wira S)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga tetap patuh menjalankan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Meski, ada penurunan jumlah kasus positif covid-19, Anies tidak ingin bersepekulasi pandemi itu bisa selesai dalam kurun waktu tertentu.

"Kalau ada yang sebut bulan-bulan tertentu (covid-19 selesai), silakan. Tapi, Gubernur Jakarta tidak punya urusan dengan ramal meramal. Gubernur Jakarta kerjanya mengamankan kebutuhan rakyat," jelas Anies dalam unggahan video Youtube Pemprov DKI, Rabu (6/5).

Ia mengklaim bakal menjamin kebutuhan warga DKI, terlebih soal fasilitas kesehatan dengan memiliki tenaga medis yang baik.

Baca juga: Anies Minta Masyarakat Taat Gunakan Masker

Salah satu kesiapan DKI dalam tangani covid-19, yakni dengan menyiapkan kebutuhan kamar rumah sakit.

Anies menyebut, di Jakarta, sudah ada 172 rumah sakit yang menangani kasus covid-19. Dari jumlah itu, ada 3.600 kamar yang disiapkan dengan 1.200 kamar ICU untuk pasien.

"Kami siapkan monitoring seluruh fasilitas di seluruh rumah sakit yang ada. Kita mengiventarisasi rumah sakit mana saja yang kosong. Termasuk mana yang butuh APD (alat pelindung diri)," ungkap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Hingga 6 Mei, jumlah kasus positif covid-19 di Jakarta sudah mencapai 4.709 kasus. Sebanyak 713 orang dinyatakan telah sembuh dan jumlah pasien meninggal sebanyak 420 orang.

Sebanyak 2.194 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan, 1.382 orang melakukan self isolation di rumah.

"Kalau dalam covid ini, tenaga terdepan, garis terdepan itu kita. Kita ini garis depan. Kalau kita gagal mencegah, jebol pertahanan kita, maka jadi pasien, baru masuk garda belakang. Pertahanan terakhir kita tenaga medis," pungkas Anies. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya