Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Divisi Regional Tol Jabodetabek-Jabar Jasa Marga Reza Febriano mengonfirmasi selama pemberlakuan larangan mudik, jalan tol tidak akan ditutup. Melainkan menggunakan kebijakan pembatasan kendaraan.
Adapun pembatasan kendaraan yang dimaksud berupa pelarangan untuk kendaraan yang membawa penumpang keluar dan masuk wilayah zona merah seperti Jabodetabek serta memperbolehkan kendaraan pembawa logistik untuk melintas.
Baca juga: Akademisi Desak Pemerintah Terapkan PSBB Secara Nasional
“Arahan dari pemerintah tak ada penutupan jalan tol tapi pembatasan. Kami masih menunggu regulasinya yang akan disampaikan segera,” ujarnya melalui konferensi pers secara virtual di Jakarta, Rabu (22/4).
Pihaknya mengaku akan siap melaksanakan perintah dari pemerintah. Untuk teknis di lapangan akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Korlantas Polri. Jasa Marga pun akan menyiapkan dukungan personil maupun sarana perlengkapan lalu lintas yang dibutuhkan berkaitan dengan aturan larangan mudik ini.
“Kami akan menyiapkan dukungan personil maupun sarana perlengkapan lalu lintas. Kami pun akan mendukung pihak kepolisian dan Korlantas Polri termasuk arahan Kemenhub,” tegasnya.
Pihaknya pun menambahkan sebelum adanya larangan dari pemerintah, menurutnya, Jasa Marga sudah cukup intensif untuk mengimbau larangan tidak mudik. Hal ini sejalan dengan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam rangka menekan angka penyebaran Covid-19 dengan melakukan imbauan rutin kepada masyarakat untuk tetap bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah. Tak lupa, selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. (OL-6)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved