Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyesuaikan jadwal operasional KA Lokal dari dan menuju DKI Jakarta seiring penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.
Menurut Kepala humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, hanya ada enam KA Lokal yang akan beroperasi dari wilayah Daop 1 Jakarta dari (10/4) hingga (23/4) sesuai penerapan PSBB di Ibu kota.
"KA Lokal yang masih beroperasi yaitu keberangkatan Stasiun Tanjung Priuk tujuan Cikampek dan Purwakarta," kata Eva dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat (10/4).
Selain pengurangan jadwal, PT KAI Daop 1 juga melakukan pembatasan kapasitas tempat duduk secara sistem hingga 50% guna penerapan social distancing. Penumpang KA wajib menggunakan masker saat berada di lingkungan stasiun dan saat perjalanan dikereta.
Eva juga mengatakan, ada pembatasan jam operasional keberangkatan KA Lokal mulai jam 06.00 sd 18.00 WIB serta pelayanan loket di stasiun sampai pukul 16.00 WIB.
Berikut daftar 6 KA Lokal yang masih beroperasi 10 sd 23 Maret 2020 ;
1. KA 465A Walahar Ekspres (Purwakarta-Tanjung Priuk) Keberangkatan 05.35 WIB
2. KA 471 Walahar Ekspres (Purwakarta-Tanjung Priuk) Keberangkatan 13.35 WIB
3. KA 468 Walahar Ekspres (Tanjung Priuk-Purwakarta) Keberangkatan 10.00 WIB
4. KA 466 Walahar Ekspres (Tanjung Priuk-Purwakarta) Keberangkatan 16.20 WIB
5. KA 467 Jatiluhur (Cikampek-Tanjung Priuk) Keberangkatan 04.35 WIB
6. KA 472 Jatiluhur (Tanjung Priuk-Cikampek) Keberangkatan 17.05 WIB. (OL-2)
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved