Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

Anies: 283 Jenazah Dibungkus dengan Plastik, Petugas Pakai APD

Selamat Saragih
30/3/2020 20:34
Anies: 283 Jenazah Dibungkus dengan Plastik, Petugas Pakai APD
Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Senin (30/3/2020).(Antara)

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, khawatir Jakarta akan menjadi episentrum (pusat penyebaran) covid-19 di Indonesia. Hal itu berpijak pada fakta bahwa 283 jenazah dimakamkan menggunakan protokol pemulasaran jasad pasien covid-19 sejak awal Maret 2020.

"Ini menggambarkan bahwa situasi di Jakarta terkait dengan covid-19 amat mengkhawatirkan," ujar Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/3).

Baca juga: Tingkatkan Kekebalan Tubuh selama Wabah Covid-19

Anies menambahkan, tidak semua dari jenazah itu merupakan pasien yang telah terkonfirmasi positif covid-19. Namun, ke-283 jenazah itu dibungkus dengan plastik, menggunakan peti, dan harus dimakamkan kurang dari 4 jam, dan petugasnya menggunakan APD (alat pelindung diri).

"Sejak tanggal 6 Maret 2020, mulai ada kejadian pertama, sampai tanggal 9 Maret 2020 itu sudah 283 kasus," ujarnya.

"Ini adalah mungkin mereka-mereka yang belum sempat dites (covid-19), karenanya belum bisa disebut sebagai positif atau sudah dites tapi belum ada hasilnya," lanjut dia.

Pada Senin (30/3), Pemprov DKI Jakarta merilis jumlah pasien positif korona yakni 701 dengan 48 pasien berhasil sembuh. Namun, 67 pasien di antaranya meninggal dunia.

Baca juga:Anies Pastikan 5 Kebutuhan ini Tersedia Jika Jakarta Lockdown

Pemerintah terus menggaungkan instruksi agar warga tetap bertahan di dalam rumah selama pandemi covid-19 untuk memutus rantai penularan, kecuali terpaksa ke luar rumah untuk kebutuhan mendesak. Warga diminta menjauhi diri dari kerumunan yang dapat mempermudah penularan Covid-19. (Ssr/A-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya