Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV DKI Jakarta terus melakukan berbagai upaya untuk menekan tingkat keramaian di ibu kota untuk meminimalisasi penularan virus Covid-19
Sebelumnya, Pemprov DKI telah meniadakan Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) dan menutup sekolah selama dua pekan.
Langkah terbaru yang akan segera diambil adalah membatasi jam buka tempat hiburan malam.
"Bentuknya imbauan saja. Sedang disusun redaksionalnya dalam bentuk surat edaran," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Cucu Ahmad Kurnia saat dikonfirmasi, Selasa (17/3).
Cucu mengatakan jika sudah matang, draf surat edaran itu akan segera disodorkan ke meja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk disetujui.
"Nanti tunggu arahan pimpinan juga. Kalau sudah disetujui ya saya tanda tangan," ungkapnya.
Baca juga: Disnaker DKI Pantau Perusahaan yang belum Terapkan Work From Home
Di Jakarta total ada 701 tempat usaha yang tergolong tempat hiburan dengan rincian karaoke 316 unit, diskotek 81 unit, dan griya pijat sebanyak 304 unit.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Jumat (14/3) mengatakan telah bertemu para pengusaha tempat hiburan untuk mengantisipasi lebih jauh terkait dampak merebaknya virus korona.
Dalam pertemuan itu, Anies mengatakan agar para pengusaha bersiap dengan potensi skema pembatasan jam operasional untuk mencegah virus korona semakin luas menyebar(OL-8)
Para ilmuan baru-baru ini telah menemukan virus corona baru pada kelelawar di Brasil yang memiliki kemiripan dengan virus MERS yang dikenal mematikan.
Hal itu meningkatkan kemungkinan bahwa virus tersebut suatu hari nanti dapat menyebar ke manusia, demikian yang dilaporkan para peneliti Tiongkok.
Pemberian berbagai bansos diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Saya beserta jajaran anggota DPRD DKI Jakarta turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulang ke Rahmatullah sahabat, rekan kerja kami Hj. Umi Kulsum."
Para peneliti melengkapi setiap relawan dengan pelacak kontak untuk merekam rute mereka di arena dan melacak jalur aerosol, partikel kecil yang dapat membawa virus.
Mensos Juliari berharap bantuan ini berdampak signifikan terhadap perputaran perekonomian lokal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved