Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SELURUH layanan Trans-Jakarta Bus Rapid Transit (BRT) berjalan normal kecuali dua layanan koridor pascabanjir.
Yang pertama ialah Koridor 2 rute Pulogadung-Harmoni. Untuk arah harmoni, halte Bermis belum bisa melakukan pelayanan karena MCB belum sepenuhnya rapi. Namun untuk arah sebaliknya normal.
"Sedangkan untuk arah Pulogadung di Halte Pedongkelan belum bisa melakukan pelayanan karena MCB belum sepenuhnya rapi," ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas Trans-Jakarta, Nadia Diposanjoyo, dalam keterangan resminya, Jakarta, Senin (24/2).
Koridor Trans-Jakarta yang juga belum beroperasi ialah pada Koridor 10 rute Tanjung Priok - PGC2.
Baca juga: Banjir Kikis Elektabilitas Anies
Menurut Nadia, sebelum Halte Yos Sudarso Kodamar arah PGC beberapa MCB masih belum rapi. Namun, untuk pelayanan di kedua arah berjalan normal.
Selain layanan BRT, semua layanan Mikrotrans Jaklingko, Senin (24/2) pagi, berjalan normal kecuali Jak 27 rute Pulogebang-Rorotan dan Jak 5 rute Semper-Rorotan. Kedua layanan tersebut tetap beroperasi melayani penumpang dengan pengalihan.
"Layanan Trans-Jakarta akan kembali normal sampai jalur yang terdampak genangan air dapat dilalui armada Trans-Jakarta mulai dari bus sedang hingga bus kecil. Kami mengimbau pelanggan untuk tetap berhati-hati mengingat kondisi cuaca," tandas Nadia. (OL-1)
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved