Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ELEKTABILITAS Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai melorot tajam. Penyebabnya, banjir yang terus melanda Ibu Kota sejak awal 2020.
"Kalau saya lihat, kecenderungan elektabilitas Anies menurun. Ujian nyata bagi Anies adalah bagaimana membenahi banjir, kemacetan, dan distribusi ekonomi yang berkeadilan," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu (23/2).
Berdasarkan hasil survei Politika Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI), elektabilitas Anies hanya 7,8% jika disandingkan 30 tokoh lain.
Elektabilitas eks Rektor Universitas Paramadina itu sedikit naik menjadi 11,9% saat disandingkan dengan 15 tokoh. Namun, Adi menilai elektabilitas itu jauh di bawah sebelumnya yang mencapai 15-20%.
Baca juga: Banjir Jakarta, Jangan Salahkan Bogor
Menurut dia, elektabilitas Anies turun teratur setelah Jakarta dilanda banjir.
"Banjir yang terjadi di Jakarta sejak 1 Januari itu cukup efektif membunuh kredibilitas Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta," ucap Adi.
Adi tidak menampik Anies merupakan salah satu tokoh yang layak menjadi calon presiden pada Pilpres 2024.
Menurut dia, Anies masih memiliki waktu 2,5 tahun sebagai gubernur DKI Jakarta untuk menunjukkan kinerjanya baik dan layak menjadi calon RI1.
"Jadi Anies ini pertaruhan di sisa dia sebagai gubernur di Jakarta," kata Adi. (OL-1)
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved