Minggu 23 Februari 2020, 16:43 WIB

Anies Ogah-ogahan Urus Banjir, Cepat Garap Formula E

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Anies Ogah-ogahan Urus Banjir, Cepat Garap Formula E

Antara
Warga mendorong motor melintasi banjir di kawasan Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (2/2/2020).

 

WAKIL Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta, Justin Adrian, menuturkan Gubernur Anies Baswedan lamban dalam tangani banjir. Ia menuding Pemprov DKI malah fokus menangani ajang balapan Formula E ketimbang banjir.

Seperti diketahui, Pemprov melakukan uji coba pengaspalan di bagian selatan Monas untuk Formula E. Ajang tersebut akan digelar di Monas pada 6 Juni mendatang.

“Menurut kami, Pemprov DKI ogah-ogahan bekerja untuk menangani banjir. Selalu banyak alasan dan pembenaran mengapa banjir masih terjadi. Sedangkan untuk event balapan Formula E, semua SKPD digerakkan begitu cepat sampai banyak aturan dan mekanisme dilompati,” ujar Justin dalam keterangan resminya, Jakarta, Minggu (23/2).

Baca juga: Monas Sudah Diaspal untuk Formula E, DPRD : Ini Ngajak Ribut

Justin mengatakan Anies sudah menjadi gubernur hampir 2,5 tahun. Namun, program antisipasi banjir hanya jalan di tempat. Ia mengatakan tahun 2018 sampai 2020, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak bisa menjalankan normalisasi karena Pemprov DKI tidak mau membebaskan lahan.

"Tiga tahun terbuang percuma,” kata Justin.

Menurut data Badan Meteorologi, Kilmatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan lebat terjadi di wilayah Jakarta dan Bekasi. Sementara itu, daerah Bogor dan Depok hanya hujan ringan, sehingga ketinggian pintu air Depok dan Katulampa Bogor berstatus siaga 4 (normal).

“Dari data curah hujan dan ketinggian pintu air, jelas sekali bahwa banjir hari ini adalah karena hujan lokal. Wilayah seperti Menteng, Tebet, dan Kuningan yang biasanya aman tapi hari ini justru mengalami banjir," tutur Justin

Baca juga: Waspada Banjir Besar, 46 RW di Jakarta Sudah Terendam

"Oleh karena itu, Pak Gubernur tidak punya alasan untuk menyalahkan hujan di Bogor dan tidak bisa melempar masalah ke pemerintah pusat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Justin menjelaskan, Gubernur Anies Baswedan memiliki anggaran yang sangat besar. Dari tahun 2018 sampai 2020, total APBD mencapai Rp 258 triliun.

“Sayangnya, Pak Gubernur tidak memiliki kemauan dan keberanian untuk mengatasi banjir. Pemprov DKI memang lambat membebaskan lahan, dan belum jelas juga apakah Kementerian PUPR bisa melakukan normalisasi sungai pada 2021,” tandas Justin. (Ins/A-3)

Baca juga: Anies Kalahkan Ganjar dan Risma di Survei Indobarometer

Baca Juga

Istimewa

Gratis Air Siap Minum Hadir di Kota Bekasi

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:45 WIB
MASYARAKAT Tanpa Riba (MTR) Bekasi membangun fasilitas air minum gratis untuk masyarakat. Kali ini berlokasi di Kampung Percetakan...
Dok MI

Cek Prokes Polisi Jakbar Justru Temukan Delapan Pengguna Narkoba

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:41 WIB
13 orang yang dites, delapan diantaranya positif menggunakan narkoba. Meski demikian, polisi tak menemukan adanya narkoba di...
ANTARA/Adi Wirman

Tanggapan Dirum RS Ummi tentang Hasil Tes Usap Rizieq yang Beredar

👤Dede Susianti 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:33 WIB
Harapan persoalan tidak berlanjut, karena pihaknya beranggapan sudah menjadi salah satu komitmen yang disampaikan oleh Wali Kota Bogor Bima...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya