Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Jakarta kembali dihantam banjir akibat curah hujan ekstrem yang mengguyur sejak Minggu (23/2) dini hari tadi. Ini adalan banjir ke-7 yang terjadi sejak 1 Januari silam. Ahli tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak serius dalam menangani banjir.
Banjir terus berulang hingga tujuh kali hanya dalam waktu dua bulan.
"Gubernur DKI sama sekali tidak ada upaya serius pencegahan mengatasi banjir sejak awal Januari hingga banjir hari ini. Kok bisa-bisanya klaim berhasil mengatasi banjir," kata Nirwono saat dihubungi, Minggu (23/2).
Baca juga: Cek Banjir RSCM, Menkes Terawan: Ternyata sudah Dikeringkan
Banjir yang terus berulang itu dikatakannya sudah membuat frustasi warga terutama warga yang terdampak banjir.
Anies bahkan lebih memerhatikan proyek lain yang lebih prestise dibandingkan menangani banjir di puncak musim hujan ini.
"Malah sibuk ngurusin revitalisasi dan Formula E di Monas," tukasnya.
Nirwono lantas berkelakar Anies harus bersyukur karena hujan esktrem selalu tumpah saat akhir pekan sehingga warga tidak terlalu terganggu dan tidak menyebabkan lumpuhnya perekonomian.
Menurutnya hal yang perlu dilakukan guna mencegah banjir berulang yakni segera menormalisasi sungai, waduk, embung, situ, dan saluran.
"Harus memperbaiki atau menata kalinya, perlu membangun banyak danau, kolam penampung air, dan memperbesar saluran air. Itu yang lebih dibutuhkan ke depan agar kawasan langganan banjir bisa berkurang atau bebas banjir," tukasnya. (Put/A-3)
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved