Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya melakukan pemusnahan narkoba hasil sitaan sepanjang Januari senilai Rp 1 triliun lebih. Acara tersebut turut disaksikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Tjahjo Kumolo dan Wakil Kapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono.
Narkoba yang dimusnahkan berupa ganja seberat 1,3 ton, 288 kilogram (kg) sabu, 4.888 butir ekstasi, serta psikotropika jenis eximer sejumlah 1.485 butir dan 349 butir tramadol.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Herry Heryawan, mengatakan barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan dari wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Baca juga: Hampir 90% Transaksi Narkoba Dikendalikan Dari Lapas
Herry menyebut nilai barang bukti yang dimusnahkan berkisar Rp 1,58 triliun. Dari angka tersebut, barang bukti sabu dengan berat 288 kg menjadi yang termahal. Diketahui, sabu berasal dari Iran yang berhasil digagalkan kepolisian pada Kamis (30/1) lalu.
"Itu 1 kg harganya Rp4 juta, 1 kg itu satu kotak. Kalau 1 kg Rp 4 juta, kalikan dengan 288 kg, sekitar Rp 1 triliun lebih. Jadi bisa dibayangkan bagaimana keuntungan yang diraup," kata Herry di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/2).
Di lain sisi, Tjahjo mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Polda Metro Jaya. Menurutnya, kepolisian telah menunjukkan prestasi dalam upaya pemberantasan narkoba.
"Saya kira apresiasi ini penting dan harus terus digerakkan. Harus terus diorganisir untuk memberantas sampai ke akar masalah peredaran narkoba ini," pungkas Tjahjo.(OL-11)
Polda Sumut mengerahkan sedikitnya 11.417 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Polda Jabar juga menyediakan 128 personel dari satuan SAR Brimob yang meliputi unit SAR, K9, serta pengemudi kendaraan rescue.
Polisi bertindak setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa JM hendak membawa sabu menuju Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng, menggunakan jasa rental angkutan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta warga tetap menjaga situasi kondusif dan tidak terprovokasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved