Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka yang diketuai Menteri Sekretaris Negara Pratikno, memberi lampu hijau kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menggelar balap Formula-E di kawasan Medan Merdeka termasuk Monumen Nasional (Monas).
Namun, penyelenggaraan ajang balap yang akan digelar Juni mendatang itu tidak boleh menabrak aturan.
"Dalam surat Komisi Pengarah, pada prinsipnya menyetujui Formula-E di kawasan Medan Merdeka dengan memperhatikan dan mematuhi peraturan perundang-undangan," kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama, Senin (10/2).
Keputusan Komisi Pengarah tersebut tertuang dalam surat tertanggal 7 Februari 2020. Surat itu menjawab permohonan persetujuan yang diajukan Pemprov DKI.
Baca juga : Gelar Formula E, Pemprov DKI Sosialisasi Hidup Ramah Lingkungan
Komisi Pengarah menyetujui penyelenggaraan Formula-E di kawasan Medan Merdeka namun dengan memperhatikan beberapa hal antara lain dengan menghindari perubahan fungsi, kelestarian cagar budaya, dan kerusakan lingkungan kawasan Monas.
Dalam surat tersebut, Pemprov DKI diminta dalam merencanakan konstruksi lintasan, tribun penonton, dan fasilitas lainnya harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan, antara lain Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya.
Pihak Pemprov DKI juga diminta menjaga keasrian, kelestarian vegetasi pepohonan, dan kebersihan lingkungan di kawasan Medan Merdeka. Pemprov juga diminta menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar kawasan Medan Merdeka dalam penyelenggaraannya. (OL-7)
Cari tempat ngabuburit di Jakarta? Monas tetap buka selama Ramadhan 2026! Simak jadwal terbaru kunjungan tugu dan data wisatawan mancanegara selengkapnya
Guna memfasilitasi antusiasme masyarakat, pengelola Monas memberlakukan perpanjangan jam operasional kawasan serta menyajikan atraksi visual khusus pada Senin (16/2) dan Selasa (17/2).
Pemprov DKI gelar Perayaan Imlek Jakarta 2026 sepanjang Februari–Maret di Bundaran HI, Monas, TMII hingga Kota Tua untuk dorong pariwisata.
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan utama untuk memberikan pelayanan bagi massa aksi.
Penyediaan fasilitas lift chair di Monumen Nasional t diperuntukkan bagi penyandang disabilitas, lanjut usia, serta pengunjung yang membutuhkan bantuan akses saat menaiki tangga.
Sebanyak 8.263 wisatawan mengunjungi kawasan Monumen Nasional (Monas) pada hari pertama tahun 2026 hingga siang hari
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved