Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau langsung kawasan underpass Kemayoran yang tergenang air, sejak Jumat (24/1). Tinjauan dilakukan pada Minggu (26/1) malam. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut membantu menangani genangan air di kawasan tersebut.
Dalam keterangan resmi Pemprov DKI, Anies memastikan jajaran Pemprov DKI Jakarta akan menangani masalah tersebut secara tuntas sehingga Underpass Kemayoran bisa segera digunakan kembali oleh masyarakat.
"Jadi malam ini, kira-kira pukul 22.30, Alhamdulillah proses pengeringan sudah hampir tuntas. Sekarang tinggal pembersihan. Seluruh tim dari DKI bekerja sekarang. Memastikan malam ini jalan sudah bisa dibuka, masyarakat sudah bisa gunakan lagi. Saya bertanggung jawab atas seluruh kawasan Jakarta, maka saya tuntaskan tanggung jawab itu dan malam ini itu sudah selesai," ujarnya usai meninjau Underpass Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (26/1) malam.
Baca juga: Pemprov DKI: Banjir Underpass Kemayoran Tanggung Jawab Pusat
Ia menambahkan, sejak Jumat (24/1) lalu, Pemprov DKI Jakarta telah mengerahkan enam pompa mobile dengan kemampuan 600 liter per detik, dan juga dua pompa dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta.
"Dan setelah dipompa terus menerus, dua hari, airnya hari ini sudah surut, tuntas. Kalau hari ini itu kita periksa. Tim DKI bekerja terus, sejak Jumat sudah membantu. Karena pompa yang ada terendam. Karena itu harus dipompa dengan menggunakan pompa mobile. Jadi alhamdulillah malam hari ini selesai, mission accomplished," jelasnya.
Di samping itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta akan duduk bersama dengan Pusat Pengelola Kawasan (PPK) Kemayoran, Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) sebagai pengelola underpass Kemayoran. Kedua pihak akan mendiskusikan solusi permanen agar permasalahan yang sama tidak terus terjadi di kawasan underpass Kemayoran tersebut.
"Nanti tim dari DKI akan berbicara dengan PPK untuk mencari solusi permanen. Karena peristiwa ini terjadi berulang-ulang. Setiap tahun selalu terjadi. Karena diperhatikan juga di sini, bukan saja air hujan yang turun ke sini, tapi juga banyak tempat-tempat yang memompa air dari lingkungannya dialirkan ke jalan, dan dari jalan kemudian berujung ke tempat ini," ungkapnya.
Anies pun menegaskan Pemprov DKI Jakarta terus berupaya membantu menangani secara tuntas seluruh kawasan-kawasan maupun pemukiman warga yang mengalami genangan air maupun terdampak banjir di wilayah Jakarta.
Seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta dikerahkan untuk membantu menangani genangan air, banjir maupun pembersihan lokasi. Hal ini pun dilakukan secara kolaborasi dengan masyarakat dan berbagai pihak terkait.
"Gubernur DKI Jakarta mengerahkan semua sumber daya yang ada pada dirinya untuk memastikan kawasan ini terbebas dari genangan air. Seperti juga sekarang, ya kita bantu untuk menyedot. Kita membantu di mana saja. Warga tergenang kita bantu, kawasan yang tergenang kita bantu. Ini seluruhnya adalah berada di wilayah DKI Jakarta, karena itu Pemprov mengerahkan seluruh sumber daya," ucapnya. (OL-1)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved