Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mencatat sebanyak 89 titik di tanggul Kali Bekasi rusak akibat banjir pada Rabu (1/1) lalu. Bahkan, di beberapa titik, tanggul sampai jebol.
“Ini yang menyebabkan banjir besar melanda permukiman warga,” ungkap Kepala DBMSDA Arief Maulana, Selasa (7/1).
Arief mengatakan pihaknya, saat ini, masih terus menginventarisasi kerusakan infrastruktur yang ada di Kota Bekasi.
Koordinasi lintas wilayah pun sudah dilakukan mengingat Kali Bekasi merupakan aliran pertemuan dua sungai yang masing-masing hulunya ada di Kabupaten Bogor.
“Ini sudah jadi skala prioritas perbaikan, sebab kalau tidak hujan biasa pun air akan keluar dengan kondisi seperti ini,” jelas Arief.
Baca juga: Tanggul Kali Bekasi Bakal Ditinggikan 1 Meter
Ia mengatakan revitalisasi tanggul tersebut juga dibantu 50 tim ahli dafi Kementerian PU. Mereka akan melakukan perbaikan sementara di daerah tanggul Kali Bekasi.
“Meski sementara tetap punya kekuatan sama dengan tanggul permanen. Ini dilakukan karena sudah mendesak dan banyak titik tanggul yang rusak,” jelas dia.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi berjanji segera memperbaiki kerusakan tanggul akibat bencana banjir di sepanjang Kali Bekasi. Bahkan tanggul tersebut akan ditinggikan 1 meter lagi.
Untuk perbaikan tanggul, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp4 triliun untuk normalisasi Kali Bekasi.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bekasi sudah diperintahkan untuk berkoordinasi dengan Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. (OL-2)
MENYUSUL potensi cuaca ekstrem dan banjir Bekasi yang berisiko mengganggu keamanan dan keselamatan warga sekolah, siswa ditetapkan untuk lakukan pembelajaran daring.
BENCANA hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir Bekasi dan tanah longsor.
Pihak kepolisian mengimbau generasi muda di wilayah Bekasi agar tidak mudah terprovokasi melalui media sosial yang sering kali menjadi pemicu bentrokan fisik.
Kondisi geografis yang berada dekat dengan kawasan pantai menyebabkan air laut pasang masuk ke wilayah pemukiman, termasuk lingkungan pesantren Fastabiqul Khoirots.
Hingga Jumat (23/1) dini hari pukul 02.00 WIB, kawasan Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, dilaporkan masih terendam banjir.
5 kecamatan yang terkena dampak ialah Rawalumbu, Pondok Gede, Mustikajaya, Jatiasih, dan Bekasi Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved