Senin 06 Januari 2020, 16:58 WIB

Proyek Kereta Cepat Jadi Penyebab Banjir Tol Japek

Fautinus Nua | Megapolitan
Proyek Kereta Cepat Jadi Penyebab Banjir Tol Japek

Antara
Tol Japek

 

DIRJEN Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengungkapkan bahwa terjadinya banjir di beberapa titik di tol Jakarta-Cikampek (Japek) beberapa waktu lalu dikarenakan adanya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Banjir tersebut menyebabkan kemacetan di ruas tol japek pada periode mudik Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

"Ada penutupan untuk jalan kerja. Makanya yang tadinya gorong-gorong ada 3 saluran air di situ terhambat karena di bantaran paritnya ditutup pakai beton," katanya dalam jumpa konferensi pers evaluasi Mudik Nataru, di Jakarta, Senin (6/1).

Lebih lanjut, dia mengatakan terdapat dua titik lokasi yang terdampak banjir cukup parah. Kedua lokasi itu ada di KM 19 dan KM 24 dimana pihaknya bersama kontraktor proyek Kereta Cepat yakni KCIC dan Wakita sudah memperbaikinya.

"Kemarin sudah rapat kordinasi untuk melihat apa penyebab, sudah ada pembagian pekerjaan (perbaikan)," imbuhnya.

Adapun untuk ruas tol lainnya seperti tol Cipali juga terjadi banjir pada KM 136. Pihaknya bersama Pemerintah Daerah dan Polres Indramayu kemudian mendalaminya untuk mengetahui penyebab banjir.

"Sekitat 10 KM di hulu ada galian C. Sungai antara hulu dan hilir ada penyempitan shingga butuh normalisasi untuk mengangkat sedimen di bawah situ," pungkasnya.(OL-11)

Baca Juga

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Akhir Januari Ini, Progres Pembangunan JIS Sudah 45,258%

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 28 Januari 2021, 11:18 WIB
Hal itu tercapai usai adanya pemasangan girder yang akan rampung dalam 3 hari ke...
ANTARA/Aprillio Akbar

Waspada, Jakarta Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

👤Yanti Nainggolan, Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 28 Januari 2021, 10:27 WIB
BMKG telah mengeluarkan IBF untuk dampak banjir atau banjir bandang dalam dua hari ini, yaitu 28-29 Januari...
MI/ANDRI WIDIYANTO

TPU Srengseng Sawah Mampu Tampung 1.000 Makam Covid-19

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 28 Januari 2021, 09:30 WIB
Area seluas 1,3 hektare itu dapat menampung 1.000 petak makam baru dan akan siap dalam beberapa hari ke depan untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya