Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang mengguyur ibu kota sejak Selasa (31/12) malam membuat sejumlah daerah di Jakarta dilanda banjir.
Menurut pengakuan seorang warga Jalan Kobra II Komplek Buaran Baru, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minerva Riwanda, 25, banjir mulai melanda rumah warga sekitar pukul 04.30 WIB.
"Habis subuh masuknya (banjir), langsung panik," ujar Minerva kepada Media Indonesia, Rabu (1/1).
Minerva menambahkan, warga cukup terkejut dengan kedatangan banjir, karena selama dia tinggal di daerah tersebut belum pernah terjadi banjir.
"Iya nih tumben, saking lamanya hujan. (Tingginya) lumayan sebetis (orang dewasa)," imbuhnya.
Baca juga: Meski Banjir, BBM dan LPG Jakarta Normal
Namun Minerva bersyukur, banjir yang melanda kawasan rumahnya tidak berlangsung lama. Hingga berita ini diturunkan, banjir sudah kembali surut. Selain itu, listrik juga tetap menyala, tidak ada pemadaman dari PLN.
Sementara itu di Jalan Hemat 3, Jelambar, Jakarta Barat, juga terjadi banjir. Menurut kesaksian warga Jalan Hemat 3, Misran, 56, banjir mulai meninggi sekitar pukul 03.00 WIB.
"Ini (banjir) yang paling besar gara-gara jalan di gang sebelah ditinggikan jadi (air) turun ke sini semua, sebelumnya nggak sampai segini," ujar Misran kepada Media Indonesia.
Hingga berita ini diturunkan, banjir masih menggenangi rumah warga. Namun tidak terjadi pemadaman listrik di kawasan ini.
"Nggak tau kapan (surutnya), tergantung hujan lagi atau enggak. Kalau hujan lagi ya makin tinggi," tukasnya.(OL-5)
Prakiraan cuaca Jakarta dan sekitarnya Senin 23 Februari 2026 berpotensi berawan hingga hujan siang hari. Cek suhu, kelembapan, dan tips aktivitas.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved