Selasa 31 Desember 2019, 19:46 WIB

Merebaknya WNA Bergamis dan Sorban Resahkan Bekasi

Gana Buana | Megapolitan
Merebaknya WNA Bergamis dan Sorban Resahkan Bekasi

KARIM SAHIB / AFP
Ilustrasi

 

SEJUMLAH Warga Negara Asing (WNA) berpakaian gamis dan sorban tengah jadi perbincangan di Bekasi. Pasalnya, mereka sering kali meminta-minta sumbangan dengan nominal tertentu pada para Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Pimpinan Pondok Pesantren dan Majelis Talim yang ada dengan alasan yang tak jelas.

“Biasanya mereka datang ke masjid-masjid di waktu-waktu tertentu,” ungkap Ketua Umum MUI Kabupaten Bekasi, Mohammad Athoilah dalam keterangan resmi yang disebar, Selasa (31/12).

Ia menjelaskan, para WNA misterius tersebut biasanya datang bergerombol hingga lima orang dengan dalih menawarkan Al-Quran Braile seharga Rp3,5 juta. Bahkan, mereka pun berani memaksa meminta ongkos.

Ironisnya, kata dia, gerombolan WNA tersebut kembali memaksa meminta hal yang sama. Dengan berani, mereka pun langsung menggelar sajadah dan meminta-minta hal untuk keperluan yang tidak jelas.

“Ulah mereka sempat dilarang dan diusir oleh pengurus DKM,” kata dia.

Guna mencegah hal yang tidak diharapkan, untuk itu MUI Kabupaten Bekasi meminta agar para pengurus DKM, Pimpinan Pondok pesantren, serta majelis talim, dan warga setempat untuk tidak menerima dan melayani oknum WNA tersebut. Sebab, tindakan mereka dianggap telah meresahkan masyarakat.

“Bila perlu dilaporkan ke pihak yang berwajib, agar mencegah hal yang tidak diinginkan,” lanjut dia.

Kepala Sub Seksi Intelejen Kantor Imigrasi Kelas II non TPI, Joko Ardianto Wibowo menyampaikan, para WNA tersebut mengantongi izin tinggal untuk beberapa saat dengan jaminan sebuat PT. Perusahaan penyalur asal Pakistan tersebut mendatangkan orang asing tanpa tujuan yang jelas.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, uang yang mereka kumpulkan dikirim pada seseorang berinisial ABG melalui jasa ‘western union’. ABG diketahui merupakan warga Pakistan.

“Kegiatan tersebut ilegal, apalgi izin mereka bukan untuk kegiatan meminta-minta,” tandas dia. (OL-4)

Baca Juga

Antara/Abriawan Abhe

Buntut Penembakan di Cengkareng, Kapolri Perketat Penggunaan Senpi

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 26 Februari 2021, 10:57 WIB
Melalui surat telegram yang dikeluarkan Kamis (25/2), Kapolri menginstruksikan pemberian senpi hanya untuk anggota yang memenuhi syarat dan...
Antara/Akbar Nugroho

DKI Pasang Separator untuk Jalur Sepeda di Sudirman-Thamrin

👤Hilda Julaika 🕔Jumat 26 Februari 2021, 10:11 WIB
Pemasangan separator berbahan beton sudah dimulai sejak Rabu (24/2) lalu. Rencananya, pembatas untuk jalur sepeda di Sudirman-Thamrin...
Antara

Pasar Cisalak Depok Rawan Pencurian Motor

👤Kisar Rajaguguk 🕔Jumat 26 Februari 2021, 08:30 WIB
Mayoritas kasus pencurian motor terjadi pada dini hari. Saat pedagang di Pasar Cisalak sibuk berjualan dan kondisi parkiran...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya