Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Daerah DKI Jakarta Saefullah mengungkapkan bahwa seluruh jajaran Pemprov DKI akan kerja bakti bakti besar pada Minggu (22/12). Ini adalah aksi lapangan menanggapi hujan deras pada Selasa (17/12) siang.
"Jadi, Minggu besok, kita mau kerja bakti besar melibatkan semua komponen di provinsi. Pak Gubernur juga memonitor," ujar dia saat ditemui di Gedung Balai Kota, Rabu (18/12).
Sasaran kerja bakti adalah genangan air di Jakarta, terutama yang menggenang cukup lama. Pemprov akan mencari tahu penyebab muncul genangan.
Beberapa kemungkinan masalah seperti mulut air, saluran air atau tali air akan dibersihkan.
"Itu yang mau kita kejar, mau kita telusuri supaya kalau ada debit hujan besar tidak terjadi lagi," tambah dia.
Baca juga: Pemprov DKI Dinilai tidak Siap Hadapi Banjir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan ada 19 titik jalan tergenang pascahujan deras pada Selasa (17/12) siang. Genangan mulai menyusut di sore hari.
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini menyebutkan
beberapa genangan air sudah surut. Beberapa d iantaranya adalah depan mal FX Sudirman, depan Kampus Atmajaya di Jalan Sudirman, Jalan Gatot Subroto, area Gelora Bung Karno (GBK), dan depan Plaza Senayan.
"Biasanya genangan pas hujan turun tapi ketika 20-30 menit sudah hilang lagi," tambah dia melalui pesan teks, Selasa (17/12). (OL-2)
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved