Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRES Metropolitan Bekasi Kota Kombes Pol Indarto meminta eksekutif dan legislatif setempat agar dibuatkan peraturan daerah atau Perda yang mengatur soal minuman keras (miras).
"Saya sendiri sebenarnya telah mengusulkan kepada Pemerintah Kota Bekasi, beberapa bulan lalu, agar Perda soal miras dibuat dan dapat segera diterapkan di Kota Bekasi," katanya, Jumat (6/12).
Hal yang mendasari keinginan pihaknya untuk dibuatkan Perda Miras, kata Kapolres, adalah tren kenaikan aksi kejahatan jalanan dan kriminal yang dilatarbelakangi pengaruh alkohol.
"Ini sangat mengganggu Kamtibmas (efek miras) harus diatur dalam Perda, sudah saya sampaikan juga kepada wali kota," kata dia.
Baca juga: Tunggak Pajak Rp5,4 miliar, Mall Bay Walk Pluit Dipasangi Stiker
Indarto mengaku, sejauh ini, petugas hanya dapat menindak pengonsumsi dan penjual miras yang meresahkan di muka umum.
Dengan adanya Perda Miras dirinya berharap petugas di lapangan dapat dengan leluasa menindak pengguna miras di rumah.
"Sejauh ini, kalau yang minum di rumah, kita tidak bisa menindak, karena kita menggunakan pasal keresahan di depan umum," ucapnya.
Perda ini didorong agar dapat membantu petugas kepolisian mengentaskan penyakit masyarakat dan aksi-aksi yang melanggar hukum.
"Perda ini yang nanti akan menjangkau karena 80% aksi kejahatan berawal dari minum-minuman keras. Aksi tawuran remaja juga banyak didominasi dari pengaruh miras," pungkas Indarto. (OL-2)
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi meminta otoritas terkait memperpanjang durasi penerapan teknologi modifikasi cuaca hingga potensi hujan ekstrem bisa lebih rendah.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendatangi langsung permukiman terdampak banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (19/1).
Wali Kota menyampaikan, pembukaan jalan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menyediakan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved