Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Bekasi mencatat angka penderita atau prevalensi stunting di Kota Bekasi mencapai 16,7% dari jumlah total anak di wilayah setempat. Angka tersebut dianggap masih di bawah ambang batas skala nasional sebesar 20%.
“Ambang batas nasional kan 20% dari jumlah penduduk, ini data terakhir 2018, diambil dari beberapa sampel responden,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati di Kantor Pemerintahan Kota Bekasi, Selasa (3/12).
Tanti menjelaskan, meski saat ini persentase penderita stunting di Kota Bekasi masih di bawah ambang batas bukan berarti pemerintah diam membiarkan. Namun, angka tersebut sedang berupaya dikurangi oleh Pemerintah Kota Bekasi.
Menurut Tanti, cara untuk mengurangi adalah dengan mencegah stunting sejak dalam kandungan hingga usia kehidupan bayi mencapai dua tahun. Sebab, penderita stunting didominasi oleh anak di bawah usia lima tahun atau balita.
“Kita antisipasi mulai dari ibu hamil, melahirkan hingga gizi bayi, kita pantau terus supaya ke depannya anak tumbuh kembangnya bagus kemampuan kognitifnya juga bagus,” jelas Tanti.
Tanti mengatakan, anak yang menderita stunting ke depannya akan beresiko terjangkit penyakit lain. Karena iru butuh penangan sejak dini.
“Ada resiko terkena diabetes karena kan cenderung lebar pertumbuhannya bukan ke atas,” kata dia.
Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinkes Kota Bekasi Dezy Sukrawati menambahkan, asupan ibu hamil sampai melahirkan memang harus dijaga keseimbangannya sehingga risiko penyakit bisa dicegah.
“Penyakit ini memang cenderung menyerang balita,” tambah dia. (Gan/OL-09)
Cari lokasi penukaran uang baru di Bekasi? Cek jadwal SERAMBI 2026, titik kas keliling PINTAR BI, syarat KTP, dan batas maksimal penukaran Rp5,3 juta.
KEPOLISIAN Resor Metropolitan Bekasi memastikan tidak akan ada ruang bagi praktik premanisme di pasar baru Sentra Grosir Cikarang (SGC) usai penertiban 500 lebih lapak pedagang pasar tumpah.
SEORANG pengedar narkotika jenis ganja seberat 1,3 kilogram (kg) ditangkap di wilayah Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (19/2).
Tim di lapangan terus melakukan upaya penanganan untuk mempercepat surutnya air.
Kendala muncul ketika layanan tersebut bersinggungan dengan wilayah administrasi di luar DKI.
(PTPP) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan penanaman pohon dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved