Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Polres Metro Jakarta Pusat menangkap pelatih balap sepeda di ajang Asian Games 2018 karena diduga terlibat penyalahgunaan narkoba.
"Awalnya menerima informasi dari masyarakat adanya mantan atlet dan pelatih balap sepeda pada Asian Games yang menggunakan narkoba," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Afandi Eka Putra saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (16/10).
Afandi mengatakan petugas menangkap pelatih berinisial V itu di salah satu hotel di kawasan Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (11/10).
V tercatat sebagai mantan atlet balap sepeda era 1997-1998. Dia kemudian menjadi pelatih balap sepeda pada ajang Asian Games Jakarta 2018.
Baca juga: Kuasa Hukum Nunung akan Hadirkan Dua Saksi
Petugas mengamankan V di Kamar 316 dengan barang bukti sabu-sabu sebesar 0,2 gram.
Dari hasil pemeriksaan tes urine, V terbukti positif mengkonsumsi narkoba.
Saat ini, petugas memeriksa intensif V di Markas Polres Metro Jakarta Pusat, guna menyelidiki pemasok sabu. (OL-2)
Bareskrim Polri bongkar jaringan narkoba di tempat hiburan WR Jakarta Selatan. Lima tersangka mulai dari bandar hingga pelayan diamankan beserta bukti ekstasi.
Individu yang terjebak dalam adiksi judi memerlukan terapi medis karena adanya kerusakan struktur otak yang serupa dengan penyalahgunaan narkoba.
Pakar FKUI Prof. Ari Fahrial Syam jelaskan bahaya tramadol jika disalahgunakan tanpa resep dokter. Simak gejala adiksi seperti tremor hingga gelisah di sini.
Wanita berinisial N ini ditangkap petugas gabungan karena memiliki laboratorium dan pabrik Narkoba jenis mephedrone di sebuah vila di Gianyar Bali.
Bea Cukai bersama BNN laboratorium narkotika tersembunyi (clandestine lab) di Kabupaten Gianyar, Bali.
Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro diduga terima uang keamanan dari bandar narkoba Koko Erwin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved