Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan berencana mengganti mobil dinas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan mobil listrik. Namun, dia masih menunggu kepastian mengenai harga kendaran berbasis setrum tersebut.
"Kami juga nggak mau buru-buru. Kami harap dengan ada perpres itu, harganya jadi terjangkau," kata Anies di Balai Kota, Jumat (9/8).
Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo belum lama ini telah menandatangani Peraturan Presiden tentang Kendaraan Berbasis Listrik (KBL).
Menurut Anies Pemprov DKI harus menunggu hingga harga mobil listrik lebih ekonomis karena telah dijual massal.
"Alat transportasi harus ekonomis. Kalau sudah beredar luas di Indonesia dan terjangkau, Pemprov DKI memastikan segera masuk di e-catalogue. Begitu masuk maka belanja mobil baru DKI menggunakan kendaraan bersumber tenaga listrik," terangnya.
Dalam kesempatan terpisah Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan DKI Jakarta Masdes Arroufy mengatakan kendaraan pejabat eselon 3 di Dishub DKI sudah menggunakan mobi hybrid.
Meskipun belum sepenuhnya bertenaga listrik, Dishub DKI menggunakan kendaraan hybrid sebagai contoh awal penggunaan tenaga listrik dalam transportasi.
"Kita sudah pernah ada 20 unit waktu itu difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Energi DKI. Memang kalau dibuat edaran masif mungkin akan lebih banyak lagi di dinas lainnya. Ini untuk mendukung kendaraan listrik yang rendah emisi," tegasnya.(A-2)
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved