Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TUMPAHAN minyak yang terjadi pada 22 Juli mengakibatkan tercemarnya perairan di sejumlah pulau termasuk Kepulauan Seribu. Menanggapi hal tersebut Pertamina mengaku akan bertanggung jawab penuh. Hal itu ditegaskan Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Syamsu, Jumat (2/8).
Pihaknya berjanji akan menemui warga yang terdampak langsung terutama warga Kepulauan Seribu. Nantinya, Pertamina akan melakukan pertemuan dan diskusi terkait kerugian yang dialami warga.
"Kami datang ke sana untuk mengatakan kami hadir untuk berdiskusi dan bertanggung jawab apa pun akibat dari oil spill. Ini yang telah mengganggu aktivitas masyarakat di sana," kata Dharmawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2/8).
Pertamina juga mulai bekerja sama dengan Kementerian Kelautan, dan Perikanan (KKP) dengan menggunakan satelit imagery yang dipakai untuk membantu pergerakan dari oil spill.
Pertamina juga mencegah tumpahan minyak meluas dengan menggunakan kapal yang juga bekerjasama dengan KKP.
"Filosinya spill harus diangkat secepat mungkin saat masih di laut. Jadi ada beberapa kapal yang akan melakukan pengerjaan," pungkasnya.
Baca juga: Tujuh Pulau Seribu Terdampak Tumpahan Minyak Pertamina
Namun yang sudah mendarat di pulau-pulau, baik Pemprov dan Pertamina yang harus sikapi segera.
"Hari ini juga saya perintahkan tim berangkat ke sana (Kepulauan Seribu). menambah tim yang disana," cetus Dharmawan.
Dirinya berharap tumpahan minyak bisa diangkat dengan segera. Sudah beberapa titik di daerah dan derah tanjung Bekasi dilakukan upaya itu. Pihak Pertamina juga nantinya akan bekerja sama dengan polisi air dan udara untuk memonitor.
Tidak tinggal diam, Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah bertemu perwakilan pihak Pertamina di Balai Kota DKI pagi tadi. Pertemuan tersebut untuk menjelaskan yang peristiwa yang terjadi.
Selain itu, Pemprov juga akan mengadakan pertemuan dan rapat koordinasi dengan pihak Pertamina untuk mencari solusi yang akan dilakukan pekan depan.
"Ke depannya akan ada tim bersama dari Pemprov DKI dan Pertamina untuk satu mendatangi masyarakat melihat berinteraksi langsung dan memastikan bahwa apa yang menjadi masalah dari masyarakat kami selesaikan," jelas Anies. (OL-2)
Siapa pun yang melihat, menyaksikan, atau menjadi korban sendiri dapat langsung melapor.
Penggunaan stiker di badan kapal bertujuan agar nelayan dapat segera mengakses bantuan kepolisian saat menghadapi situasi darurat di tengah laut.
Sinergi ini dianggap krusial untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di wilayah perairan yang menjadi jalur vital.
Koordinasi intensif dilakukan bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk memantau kondisi gelombang.
Beberapa daerah di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu masih terendam banjir rob pada Kamis malam, meskipun situasi genangan mulai menurun di sejumlah lokasi.
BANJIR rob melanda Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada Kamis (4/12) malam. BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan terdapat enam RT yang terendam banjir rob
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved