Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera mengevaluasi nilai subsidi bagi PT MRT Jakarta setelah pengoperasian Moda Raya Terpadu (MRT) secara komersial telah dimulai sejak 1 April lalu.
Evaluasi dilakukan karena meski telah membebankan tarif kepada penumpang, MRT Jakarta menerapkan pemberian diskon tarif sebesar 50% untuk penumpang hingga 12 Mei mendatang.
Sebelumnya pada pembahasan penetapan tarif dengan DPRD DKI, ditetapkan subsidi tarif MRT sebesar Rp 572 miliar dengan target jumlah penumpang 65 ribu orang per hari.
"Ya nanti pastinya kita hitung ulang. Karena dengan adanya diskon tersebut bisa saja ada penambahan jumlah subsidi meskipun nilainya tidak signifikan. Karena jumlah penumpang pun sudah melebihi target kan," ujar Pelaksana Tugas Kepala Biro Perekonomian Abbas di Jakarta, Selasa (7/5).
Penghitungan ulang subsidi tersebut akan dilakukan bersama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta PT MRT Jakarta.
Baca juga: MRT Bakal Tindak Tegas Penumpang yang Makan Berat di Kereta
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Muhammad Efendi menegaskan diskon tarif MRT akan berakhir 12 Mei mendatang.
"Ya tanggal 13 Mei tarif sudah berlaku penuh, untuk tarif terjauh dari Lebak Bulus ke Bundaran HI tidak lagi Rp7 ribu tetapi Rp14 ribu," ujarnya.
Efendi menyadari akan terjadi penurunan jumlah penumpang ketika diskon tarif dicabut. Namun, pihaknya sudah mengantisipasi hal tersebut yakni dengan melakukan integrasi angkutan dengan Transjakarta.
"Tentunya sekarang kami sudah mulai ada program untuk menambah ridership MRT. Misal kerja sama dengan Transjakarta dengan sistem integrasi dan pihak swasta," tuturnya. (A-5)
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
PT MRT Jakarta mengembangkan ekosistem layanan digitalnya melalui integrasi layanan perbankan tertanam di kanal digital milik perusahaan, termasuk aplikasi MyMRTJ.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
PT MRT Jakarta (Perseroda) memperpanjang jam operasional hingga pukul 02.00 WIB pada malam pergantian tahun 2026.
Jalur MRT Jakarta kian menguat posisinya sebagai “alamat emas” baru bagi pengembangan properti ibu kota.
Pemprov DKI mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk subsidi transportasi, air, dan pangan pada 2025 demi menjaga daya beli warga.
Langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesuaikan postur anggaran Transfer ke Daerah (TKD) seringkali dicap sebagai keputusan pragmatis belaka.
Pemprov DKI hanya menyesuaikan penganggaran untuk pelaksanaan program selama 10 bulan pertama tahun anggaran.
Pemprov DKI perlu memperhatikan penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan bahasa asing di sekolah-sekolah negeri maupun swasta.
tarif Transjakarta sebenarnya mencapai sekitar Rp13 ribu per penumpang, namun masyarakat hanya membayar Rp3.500 berkat subsidi besar dari pemerintah daerah.
ASUMSI makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 yang optimistis berisiko kembali mengulang deviasi antara target dan realisasi alias meleset.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved